Antusiasme Tinggi Warga Kupang Warnai Final Filosi Robotic Competition 2026

  • 25 Mei 2026 07:01 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Semangat generasi muda Nusa Tenggara Timur (NTT) terhadap dunia teknologi dan robotika terlihat begitu kuat dalam ajang Filosi Robotic Competition and Expo 2026 yang digelar di Aula PVP Kemenaker Kota Kupang. Kompetisi yang mempertemukan peserta dari tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi ini sukses menjadi ruang eksplorasi kreativitas dan inovasi berbasis teknologi.

Manager sekaligus Co-Founder Logosi Institute, Vivin da Silva, mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme peserta yang begitu tinggi sejak awal pendaftaran hingga menjelang pelaksanaan kegiatan.

“Kami melihat antusias peserta sangat luar biasa. Bahkan H-1 pelaksanaan masih ada yang bersikeras ingin mendaftar. Ini bukan hanya pencapaian bagi kami, tetapi juga bagi NTT, karena semakin banyak anak muda yang mulai sadar pentingnya teknologi dan ingin berekspresi di ruang ini,” ujarnya.

Manager sekaligus Co-Founder Logosi Institute, Vivin da Silva.

Menurut Vivin, kompetisi ini bukan semata soal kemenangan, melainkan proses pembelajaran dan pembentukan ekosistem teknologi di daerah. Ia berharap para peserta yang belum meraih juara tetap menjaga semangat dan terus mengembangkan kemampuan mereka di bidang teknologi dan robotika.

“Kami ingin peserta tidak patah semangat. Yang paling penting bukan nominal hadiah atau siapa yang juara, tetapi proses belajar dan semangat untuk terus berkembang,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa keberlangsungan kegiatan seperti ini membutuhkan kolaborasi banyak pihak, mulai dari pemerintah, dunia pendidikan hingga berbagai brand teknologi.

“Pendidikan berbasis teknologi bukan hanya tugas Logos Institute atau kampus, tetapi tugas bersama. Jika kolaborasi terus terjalin, kami berharap kegiatan ini bisa digelar setiap tahun,” katanya.

Dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan kegiatan ini juga mendapat apresiasi. Meski di tengah efisiensi anggaran, berbagai bentuk bantuan tetap diberikan demi mendukung suksesnya acara.

“Pemerintah sangat responsif sejak awal. Walaupun tidak semua dukungan berbentuk dana, banyak bantuan lain yang diberikan, seperti media branding, billboard, kursi, konsumsi, hingga perhatian langsung dari Gubernur NTT dan Wali Kota Kupang,” ujar Vivin.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi NTT, Victor Manek, menilai kompetisi robotik ini sebagai implementasi nyata revolusi industri 5.0 di daerah. “Luar biasa anak-anak muda kita. SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi sudah mampu memahami big data system, artificial intelligence, internet of things, dan robotik, lalu mengaplikasikannya dalam bentuk robot yang dilombakan,” ucapnya.

Kadis ESDM NTT, Viktor Manek.

Victor menjelaskan bahwa proses yang dilakukan peserta merupakan bagian dari platform inovasi yang terdiri dari empat tahap, yakni riset, pengembangan, inovasi, dan kolaborasi antara manusia dan teknologi cerdas. “Mereka belajar, meneliti, membuat desain robot sederhana, lalu mengembangkannya menjadi inovasi. Ke depan, tahap akhirnya adalah kolaborasi antara manusia dan robot cerdas untuk mendukung kehidupan manusia,” ujarnya.

Ia juga memastikan dukungan pemerintah akan terus berlanjut agar kompetisi serupa dapat kembali digelar di tahun-tahun mendatang. “Harus maju terus. Tahun depan akan ada kerja sama lebih lanjut dengan Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pendidikan,” katanya tegas.

Ajang Filosi Robotic Competition and Expo 2026 menjadi bukti bahwa minat generasi muda NTT terhadap teknologi terus berkembang. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta inovatif yang siap bersaing di era digital dan revolusi industri masa depan. (DW)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....