Canva dan Adobe Perluas Integrasi AI, Pengguna Bisa Mendesain Melalui Gemini
- 21 Mei 2026 14:51 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Persaingan platform desain digital memasuki babak baru setelah Canva dan Adobe memperluas integrasi mereka dengan teknologi kecerdasan buatan Google Gemini. Langkah ini memungkinkan pengguna memulai proses desain langsung dari percakapan dengan asisten virtual sebelum membuka aplikasi desain utama.
Adobe mengumumkan bahwa konektor bertajuk “Adobe for creativity” akan segera hadir di Gemini dalam beberapa minggu mendatang. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mendeskripsikan kebutuhan desain melalui Gemini, lalu meneruskannya ke berbagai layanan Adobe untuk pengolahan gambar, desain grafis, hingga video.
Sementara itu, Canva lebih dulu meluncurkan Connected App untuk Gemini di beberapa pasar berbahasa Inggris dan disebut akan segera tersedia secara lebih luas. Integrasi ini memungkinkan pengguna membuat, mengedit, hingga mencari desain Canva langsung melalui Gemini.
Bagi pengguna, sistem baru ini menawarkan alur kerja yang lebih praktis. Proses pembuatan kampanye digital, mockup, unggahan media sosial, hingga pengeditan gambar kini dapat dimulai lewat percakapan AI sebelum disempurnakan di Canva atau Adobe.
Menurut digitaltrends, Canva menghadirkan solusi menarik melalui fitur Magic Layers yang memungkinkan gambar hasil AI dipecah menjadi beberapa elemen yang dapat diedit secara terpisah. Dengan fitur ini, pengguna dapat lebih mudah memindahkan logo, mengganti latar belakang, atau menyesuaikan ukuran objek tanpa harus mengulang desain dari awal.
Di sisi lain, Adobe mengambil pendekatan yang lebih profesional. Integrasi Gemini nantinya akan terhubung dengan Firefly Boards dan ekosistem Creative Cloud, sehingga mendukung proses kreatif yang lebih kompleks, mulai dari tahap ideasi hingga pengeditan detail.
Canva dinilai unggul untuk kebutuhan desain cepat seperti konten media sosial, materi promosi, dan aset kampanye yang membutuhkan tampilan menarik dalam waktu singkat. Sedangkan Adobe tetap menjadi pilihan utama bagi profesional kreatif yang memerlukan fleksibilitas tinggi dan file kerja yang dapat diedit secara mendalam.
Namun, perubahan ini juga menghadirkan tantangan baru bagi kedua perusahaan desain tersebut. Dengan Gemini menjadi titik awal proses kreatif, Google berpotensi memiliki pengaruh besar dalam menentukan platform desain mana yang dipilih pengguna.
Jika sebelumnya pengguna langsung membuka Canva atau Adobe untuk mulai bekerja, kini keputusan awal justru bisa terjadi di dalam percakapan AI. Kondisi ini membuat persaingan tidak lagi hanya soal fitur desain, tetapi juga tentang siapa yang menguasai pengalaman pengguna sejak langkah pertama.
Canva saat ini masih membatasi peluncuran integrasinya di pasar tertentu, sedangkan konektor Adobe dijadwalkan hadir dalam waktu dekat. Keberhasilan integrasi ini nantinya akan ditentukan oleh satu hal penting: apakah memulai desain dari obrolan AI benar-benar mampu menghemat waktu dan meningkatkan produktivitas pengguna. (JR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....