OpenAI Uji Iklan di ChatGPT, Google Kaji Penerapannya di Gemini

  • 02 Mei 2026 04:39 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Perusahaan kecerdasan buatan OpenAI mulai menguji penempatan iklan di dalam layanan chatbot ChatGPT. Langkah ini dilakukan untuk mencari model bisnis yang dapat mendukung operasional tanpa mengganggu kenyamanan pengguna.

Sejalan dengan hal tersebut, Google membuka kemungkinan menghadirkan iklan pada layanan Google Gemini, meskipun belum dalam waktu dekat. Dalam konferensi pendapatan kuartal pertama Alphabet Inc. tahun 2026, Kepala Bisnis Google, Philipp Schindler menyatakan bahwa perusahaan saat ini masih berfokus pada pengembangan layanan gratis, langganan, serta paket berbasis AI.

Ia menambahkan, monetisasi melalui fitur AI pada mesin pencarian menjadi prioritas sebelum mempertimbangkan langkah lain, termasuk iklan di aplikasi Gemini. Meski demikian, Schindler tidak menutup kemungkinan penggunaan format iklan yang sama di Gemini apabila terbukti efektif di fitur Mode AI pada pencarian

“Iklan selama ini berperan dalam mendukung pertumbuhan layanan hingga menjangkau miliaran pengguna, selama ditampilkan secara relevan dan tepat waktu,” ujarnya, seperti yang dikutip dari digitaltrends.

Sementara itu, pengembangan model iklan pada chatbot AI dinilai menghadapi sejumlah tantangan. Berbeda dengan pencarian konvensional yang menunjukkan niat pengguna secara jelas, interaksi dalam chatbot lebih kompleks karena melibatkan percakapan yang dapat berkembang.

Kondisi ini menyulitkan pengukuran efektivitas iklan, termasuk dalam menentukan apakah iklan tersebut berdampak terhadap keputusan pengguna. Di sisi lain, tingginya kebutuhan komputasi dalam pengoperasian chatbot AI menjadi alasan utama perusahaan mulai mempertimbangkan iklan sebagai sumber pendapatan tambahan.

Model langganan dinilai belum sepenuhnya mampu menutup biaya operasional, khususnya untuk layanan gratis berskala besar. Google sendiri memilih pendekatan bertahap dalam mengembangkan teknologi AI.

Perusahaan terus memperkuat fitur pencarian berbasis AI tanpa mengubah model bisnis utama yang telah berjalan. Ke depan, kebijakan terkait iklan di layanan AI diperkirakan akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah perkembangan industri teknologi digital. (JR)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....