Generasi Scrolling: Nyaman Tapi Mengkhawatirkan
- 30 Apr 2026 10:21 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Fenomena “generasi scrolling” semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan anak muda. Kebiasaan menggulir layar ponsel tanpa henti kini menjadi rutinitas yang dianggap wajar, bahkan menjadi bagian dari gaya hidup digital masa kini. Mulai dari bangun tidur hingga menjelang istirahat malam, banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menelusuri berbagai konten di media sosial.
Kondisi ini semakin menguat dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak pandemi COVID-19 yang mendorong aktivitas daring meningkat drastis. Kemudahan akses internet serta hadirnya berbagai platform digital membuat masyarakat semakin bergantung pada gawai sebagai sumber hiburan, informasi, hingga interaksi sosial.
Dikutip dari berbagai penelitian, kebiasaan scrolling tanpa henti dipengaruhi oleh desain aplikasi yang memang dirancang untuk membuat pengguna tetap bertahan lebih lama. Algoritma yang menyesuaikan konten dengan minat pengguna membuat pengalaman berselancar di dunia maya terasa semakin personal dan sulit untuk dihentikan.
Namun di balik kenyamanan tersebut, muncul sejumlah kekhawatiran. Waktu yang dihabiskan untuk scrolling dinilai dapat mengurangi produktivitas, mengganggu kualitas tidur, hingga berdampak pada kesehatan mental. Paparan informasi yang berlebihan juga berpotensi membuat seseorang mudah lelah secara emosional dan kesulitan berkonsentrasi.
Sejumlah pakar mengingatkan pentingnya kesadaran dalam menggunakan teknologi. Masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan mampu mengatur waktu penggunaan gawai dan lebih selektif dalam mengonsumsi konten digital.
Fenomena generasi scrolling memang tidak dapat dihindari di era digital saat ini. Namun, tanpa pengelolaan yang bijak, kebiasaan yang terasa nyaman ini justru dapat membawa dampak yang mengkhawatirkan bagi kehidupan sehari-hari. (TT)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....