Petrick Yohanis Meok Inspirasi Wisudawan FKIP Undana Berprestasi Peraih IPK 4,00
- 09 Apr 2026 15:57 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Prestasi membanggakan datang dari lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana, Februari 2025. Wisudawan terbaik Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan PPKn), Petrick Yohanis Meok, berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya.
Dalam sesi wawancara bersama pada, Rabu 8 April 2026 di RRI Pro 2 Kupang, Petrick mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Ia mengaku tidak menyangka bisa meraih hasil maksimal, namun menjadikan pencapaian itu sebagai bentuk tanggung jawab untuk memberi dampak lebih luas.
“Intinya bukan hanya soal angka tinggi, tapi bagaimana kita bisa berguna,” ujar Patrick. Ia menambahkan bahwa dukungan orang tua, teman, dan lingkungan sekitar menjadi kekuatan besar dalam prosesnya.
Perjalanan akademik selama kurang lebih empat tahun tidak selalu berjalan mulus. Patrick mengakui adanya tekanan, ekspektasi, hingga rasa tidak percaya diri yang sempat muncul, terutama ketika standar yang dibangun semakin tinggi.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya konsistensi dan proses bertahap dalam mencapai tujuan. “Setiap langkah kecil walaupun pelan, kalau punya tujuan yang jelas pasti menciptakan pencapaian yang bermakna,” katanya.
Selain unggul secara akademik, Patrick juga aktif mengikuti berbagai kompetisi dan kegiatan pengembangan diri. Ia pernah meraih juara dalam lomba media pembelajaran tingkat nasional hingga menjadi perwakilan kampus dalam ajang mahasiswa berprestasi.
Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik semata. Pengalaman, keterampilan, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang menjadi faktor penting dalam menghadapi dunia kerja dan kehidupan.
“Sukses itu bagaimana saya bisa melampaui diri saya yang sebelumnya,” ungkap Patrick, menggambarkan prinsip hidupnya yang selalu berorientasi pada perbaikan diri.
Setelah lulus, Patrick berencana untuk melanjutkan studi ke jenjang magister dengan fokus pada teknologi media dan pengembangan kurikulum sebagai persiapan menjadi seorang dosen. Visi besarnya adalah kembali ke NTT untuk membangun nilai karakter dari wilayah timur Indonesia demi kemajuan pendidikan nasional yang lebih berintegritas.
Kini, sambil menikmati masa jeda setelah kelulusan, Patrick berpesan kepada sesama mahasiswa agar tidak merasa rendah diri atau insecure saat melihat prestasi orang lain. Ia percaya bahwa setiap individu memiliki garis waktu dan kelebihannya masing-masing, asalkan ada kemauan kuat untuk terus berusaha dan mengenali potensi diri.
Ke depan, Patrick berencana melanjutkan studi dan mengembangkan inovasi di bidang pendidikan, khususnya terkait teknologi pembelajaran dan penguatan karakter. Ia berharap dapat kembali ke NTT dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Kisah Patrick menjadi bukti bahwa kerja keras, konsistensi, dan tujuan yang jelas mampu membawa seseorang mencapai hasil terbaik. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terus berusaha dan percaya pada potensi diri masing-masing. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....