Mendorong Industrialisasi Kreatif Lewat Lomba Robotik Pertama di NTT

  • 12 Mar 2026 15:12 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Perkembangan teknologi global yang semakin pesat mendorong berbagai daerah untuk mulai membangun kemandirian teknologi, termasuk di Nusa Tenggara Timur (NTT). Upaya ini mulai terlihat melalui penyelenggaraan Filosi Robotic Competition 2026, yang digagas sebagai lomba robotik pertama di provinsi tersebut.

Kompetisi ini menjadi langkah awal untuk membuka ruang kreativitas dan inovasi bagi generasi muda di bidang teknologi. Selain sebagai ajang lomba, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan minat serta kepercayaan diri pelajar NTT dalam menghadapi era industri berbasis teknologi.

Dalam podcast bersama RRI Kupang pada Kamis, 12 Maret 2026, Kepala Divisi Perlombaan Filosi Robotic Competition 2026, Alex William Tagi Huma, menjelaskan kompetisi ini tidak hanya berorientasi pada menang atau kalah. Menurutnya, kegiatan ini merupakan media bagi generasi muda untuk mengenal dan mendalami teknologi robotik secara lebih luas.

“Melalui kompetisi ini kami berharap masyarakat, khususnya siswa dan anak muda di NTT, dapat mengenal robotik lebih dekat dan tertarik mempelajarinya sehingga ke depan bisa mendorong lahirnya industri kreatif di bidang teknologi,” ujar Alex. Kompetisi robotik ini menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Para peserta akan menghadapi berbagai kategori lomba seperti merakit robot sederhana, membuat mobil pintar yang mampu mendeteksi rintangan, hingga mempresentasikan proyek robotik berbasis solusi bagi permasalahan di sekitar masyarakat. Sementara itu, Ketua Divisi Perlengkapan Filosi Robotic Competition 2026, Kisan Emiliano Rape Tupen, mengungkapkan kegiatan ini juga menjadi cara untuk mengubah persepsi bahwa robotik adalah sesuatu yang sulit.

Menurutnya, dengan pendekatan yang tepat, anak-anak dapat belajar teknologi sambil bermain dan berkreasi. “Kompetisi ini kami harapkan menjadi fondasi awal agar anak-anak di NTT berani mencoba hal baru di dunia teknologi dan menyadari bahwa robotik tidak sesulit yang dibayangkan,” kata Kisan.

Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini juga menghadirkan workshop bagi guru pembimbing serta kolaborasi dengan akademisi dari berbagai kampus di NTT. Pemenang kompetisi nantinya juga berkesempatan untuk melanjutkan ke ajang robotik tingkat nasional.

Dengan adanya kompetisi ini, Logosi Institute berharap lahir komunitas dan inovator muda di bidang robotik dari NTT dalam beberapa tahun ke depan. Langkah kecil ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi berkembangnya ekosistem teknologi dan industri kreatif berbasis inovasi di wilayah timur Indonesia. (AK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....