WhatsApp Perkenalkan Fitur Tambah Anggota Baru ke Obrolan
- 21 Feb 2026 04:28 WIB
- Kupang
RRI. CO. ID. Kupang - WhatsApp kembali menghadirkan pembaruan yang dinilai sederhana namun berdampak besar bagi kenyamanan pengguna. Aplikasi tersebut memperkenalkan fitur baru bernama Riwayat Pesan Grup yang dirancang untuk mengatasi persoalan lama dalam percakapan grup.
Selama ini, anggota yang baru ditambahkan ke dalam grup hanya dapat melihat pesan yang dikirim setelah mereka bergabung. Kondisi tersebut kerap membuat anggota baru kebingungan karena tidak mengetahui konteks pembahasan sebelumnya, situasi ini sering terjadi dalam grup keluarga, grup kantor, maupun grup perencanaan acara yang aktif dan dinamis.
Untuk mengatasi kendala tersebut, WhatsApp menghadirkan fitur Riwayat Pesan Grup, yang sebelumnya sempat terdeteksi dalam versi beta awal tahun ini. Melalui fitur ini, saat menambahkan anggota baru, pengguna kini dapat memilih untuk membagikan sejumlah pesan terbaru agar peserta yang baru bergabung dapat memahami konteks percakapan.
Pesan yang dibagikan akan muncul langsung di tampilan percakapan lengkap dengan stempel waktu serta nama pengirim, sehingga informasi tetap utuh dan mudah ditelusuri. Pengguna dapat memilih untuk membagikan minimal 25 pesan hingga maksimal 100 pesan terakhir.
WhatsApp menegaskan bahwa fitur ini tetap mempertahankan sistem enkripsi ujung-ke-ujung, sama seperti percakapan lainnya di platform tersebut. Riwayat pesan tidak akan dibagikan secara otomatis, melainkan hanya jika pengguna memilih untuk melakukannya saat menambahkan anggota baru.
Demi menjaga transparansi, aplikasi juga akan memberi notifikasi kepada seluruh anggota grup ketika riwayat pesan lama dibagikan. Selain itu, admin grup memiliki kewenangan untuk menonaktifkan fitur ini guna mencegah anggota lain membagikan riwayat percakapan, meski demikian, admin tetap memiliki opsi untuk membagikan pesan saat menambahkan anggota baru.
Menurut digitaltrends, kehadiran Riwayat Pesan Grup memang bukan perubahan besar secara tampilan, namun dinilai sebagai solusi praktis terhadap persoalan yang kerap dihadapi pengguna. Bagi pengelola grup dengan aktivitas tinggi, fitur ini diyakini mampu meningkatkan efisiensi komunikasi dan mengurangi kesalahpahaman akibat kurangnya konteks percakapan. (JR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....