Inspirasi Queen FKM Undana Ajak Mahasiswa untuk Produktif
- 20 Feb 2026 05:36 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Sosok Roswita Rambu Kareri Ana Jiangu, atau yang akrab disapa Roswita, membuktikan bahwa masa muda adalah waktu terbaik untuk mengeksplorasi potensi diri tanpa batas. Mahasiswi semester dua di program studi Psikologi Universitas Nusa Cendana (Undana) ini tidak hanya aktif di bangku perkuliahan, tetapi juga sukses menyabet gelar Queen FKM Undana dan meraih Juara 3 Lomba Baca Puisi pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional Undana 2025.
Meski memiliki jadwal yang padat, Roswita mengaku bahwa kunci produktivitasnya adalah keberanian untuk mencoba hal-hal baru dan tidak membiarkan waktu terbuang sia-sia. Dalam wawancara bersama RRI pada, Rabu, 18 Februari 2026, Roswita membawa misi penting untuk menjadi role model bagi sesama remaja dalam menyuarakan isu-isu krusial, salah satunya mengenai bahaya self-diagnosis.
Sebagai Queen FKM, Rosvita tidak sekadar hadir sebagai simbol representasi mahasiswa, tetapi aktif menyuarakan isu kesehatan mental, khususnya fenomena self-diagnosis di kalangan remaja. Ia memanfaatkan media sosial, ruang diskusi kampus, hingga percakapan sederhana bersama teman sebagai sarana edukasi agar generasi muda lebih bijak memahami kondisi psikologisnya.
Menurutnya, kesadaran akan kesehatan mental adalah fondasi penting bagi generasi muda untuk bertumbuh secara seimbang. “Kesehatan mental itu sangat penting, karena jiwa yang sehat akan menghasilkan raga yang kuat; jadi kita perlu benar-benar aware dan tidak lagi menganggapnya sebagai aib,” kata Rosvita.
Berbekal latar belakang keilmuan psikologi, ia aktif memanfaatkan media sosial dan ruang diskusi kampus untuk mengedukasi rekan-rekannya agar lebih bijak dalam menyikapi kesehatan mental. Baginya, gelar tersebut bukan sekadar tentang penampilan, melainkan tentang tanggung jawab sosial untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
"Saya ingin menjadi pribadi yang bukan hidup untuk diri sendiri saja, tetapi bagaimana saya bisa berdampak untuk orang-orang yang membutuhkan bantuan kita," ujar Roswita. Tak hanya di bidang advokasi, bakat seninya pun patut diacungi jempol lewat pencapaiannya di bidang sastra.
Menariknya, kemenangan juara 3 lomba puisi tingkat nasional yang ia raih dilalui dengan persiapan yang sangat singkat, yakni hanya satu hari menjelang perlombaan. Keberaniannya mengambil langkah di tengah keraguan membuktikan bahwa kesiapan mental dan ketulusan dalam berkarya mampu membuahkan hasil yang manis meski di bawah tekanan waktu.
Kepada generasi muda, khususnya Gen Z, Roswita berpesan agar selalu menjaga keseimbangan hidup dengan mengenali kebutuhan diri dan terus belajar. Ia menekankan pentingnya bagi anak muda untuk berani melangkah maju, melawan ketakutan, dan tidak terjebak dalam zona nyaman agar bisa mencapai kompetensi diri yang tertinggi.
Roswita berharap pencapaiannya menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lain untuk berani mencoba, bertumbuh, dan berdampak, karena menurutnya masa muda adalah waktu terbaik untuk menyibukkan diri dengan hal-hal produktif dan bermakna. "Diri kamu yang sekarang akan menentukan diri kamu di masa depan, maka harus mau belajar banyak hal baru dan berani melangkah maju untuk melawan ketakutan dalam diri," ucapnya penuh semangat. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....