OpenAI Hapus Sejumlah Model Lama dari ChatGPT

  • 15 Feb 2026 05:41 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - OpenAI secara resmi menghapus sejumlah model bahasa lama dari antarmuka ChatGPT sejak 13 Februari 2026. Langkah ini menandai perubahan penting dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan yang semakin berfokus pada model generasi terbaru.

Menurut digitaltrends, beberapa model yang dihapus dari pilihan pengguna di ChatGPT antara lain GPT-4o, GPT-4.1, GPT-4.1 mini, serta OpenAI o4-mini. Penghapusan ini juga melengkapi penghentian sebelumnya terhadap varian GPT-5 Instant dan GPT-5 Thinking, meski demikian, OpenAI memastikan bahwa akses terhadap model-model tersebut melalui API masih tersedia untuk saat ini.

GPT-4o sebelumnya dikenal luas karena kemampuannya yang ekspresif, dukungan multibahasa, serta fitur multimodal yang memungkinkan interaksi berbasis teks, suara, dan gambar. Model ini bahkan sempat dihadirkan kembali setelah mendapat respons kuat dari pengguna saat peluncuran GPT-5 tahun lalu.

Namun, seiring meningkatnya adopsi model yang lebih baru seperti GPT-5.2, OpenAI menilai sudah waktunya untuk menghentikan penggunaan model lama dan memusatkan pengembangan pada teknologi yang lebih mutakhir. Dengan penghentian ini, pengguna ChatGPT tidak lagi dapat memilih model lama melalui menu pengaturan.

Percakapan yang sebelumnya menggunakan model yang dihentikan akan secara otomatis dialihkan ke model terbaru seperti GPT-5.2 tanpa mengganggu pengalaman pengguna. OpenAI menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan pengguna.

Fitur-fitur yang disukai pengguna pada model lama, termasuk gaya komunikasi yang hangat dan personal, telah diintegrasikan ke dalam model terbaru melalui opsi kepribadian dan kustomisasi. Selain itu, dari sisi teknis, pengurangan jumlah model lama juga membantu meningkatkan efisiensi pemeliharaan sistem, keamanan, serta alokasi sumber daya pengembangan, OpenAI dapat lebih fokus meningkatkan kecepatan, kecerdasan, dan kualitas interaksi pada model generasi terbaru.

Meski sebagian pengguna merasa kehilangan model favorit mereka, langkah ini mencerminkan cepatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan generatif. Model-model baru terus hadir dengan kemampuan yang lebih canggih, menggantikan sistem sebelumnya demi memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna di masa depan. (JR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....