Februari Dihiasi Parade Planet dan Fenomena Langit Menakjubkan
- 01 Feb 2026 04:22 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang- Bulan Februari tahun ini menjadi momen istimewa bagi para pengamat langit. Meski memiliki jumlah hari lebih singkat, menurut natgeo, Februari justru menghadirkan beragam fenomena astronomi menarik, mulai dari parade enam planet, gerhana matahari cincin, hingga kembalinya tampilan inti terang Galaksi Bima Sakti di Belahan Bumi Utara.
Sejumlah peristiwa langit tersebut dapat disaksikan sepanjang bulan, dengan waktu dan lokasi pengamatan yang bervariasi. Ditambah meningkatnya aktivitas matahari yang berpotensi memicu aurora, Februari menjadi bulan yang tepat untuk menengadah dan menikmati keindahan angkasa.
Fenomena dibuka dengan bulan purnama salju pada 1 Februari. Bulan purnama ini mencapai puncak penerangan pada sore hari dan dikenal sebagai penanda musim dingin di belahan bumi utara, dimana saat terbit di cakrawala, bulan tampak lebih besar dan berwarna oranye, menghadirkan pemandangan yang memukau.
Pada 8 Februari, hujan meteor Alpha Centaurid mencapai puncaknya, meski intensitasnya tergolong rendah, hujan meteor ini tetap menarik, terutama bagi pengamat di Belahan Bumi Selatan. Dalam kondisi langit gelap, pengamat dapat menyaksikan hingga enam meteor per jam setelah tengah malam.
Fenomena langit berlanjut dengan gerhana matahari cincin pada 17 Februari. Gerhana ini terjadi ketika bulan berada terlalu jauh untuk menutupi matahari sepenuhnya, sehingga menyisakan cincin cahaya di tepi matahari, namun fase cincin penuh hanya terlihat di wilayah Antartika dan Samudra Hindia bagian selatan, sementara gerhana sebagian dapat diamati di sejumlah wilayah selatan Belahan Bumi Selatan.
Interaksi menarik antara bulan dan planet juga terjadi pada 18 dan 19 Februari, dimana bulan sabit tipis akan tampak berdekatan dengan Merkurius, disusul pertemuan bulan dengan Saturnus. Momen ini dapat diamati setelah matahari terbenam di arah barat, dengan bantuan teropong untuk hasil terbaik.
Menjelang akhir bulan, tepatnya 23 Februari, bulan sabit yang membesar akan tampak berdekatan dengan gugusan bintang Pleiades, menciptakan pemandangan indah di langit barat daya pada awal malam. Puncak keistimewaan Februari terjadi pada akhir bulan, ketika parade enam planet menghiasi langit malam.
Venus, Merkurius, dan Saturnus terlihat rendah di cakrawala barat, sementara Jupiter tampak terang di langit timur. Uranus dan Neptunus juga dapat diamati dengan bantuan teleskop atau teropong.
Selain itu, inti Galaksi Bima Sakti kembali mulai terlihat dari Belahan Bumi Utara pada akhir Februari, meski masih rendah di cakrawala tenggara sebelum fajar, kemunculan ini menandai awal musim terbaik untuk pengamatan galaksi yang akan terus membaik pada bulan-bulan berikutnya. Dengan rangkaian fenomena tersebut, Februari menjadi bulan yang sarat keindahan astronomi dan memberikan banyak alasan bagi masyarakat untuk menikmati langit malam. (JR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....