Sejarah Baru: Firefly Aerospace Sukses Mendarat di Bulan
- 09 Mar 2025 14:58 WIB
- Kupang
KBRN, Rote: Eksplorasi luar angkasa memasuki babak baru dengan keberhasilan Firefly Aerospace mendaratkan pendarat "Blue Ghost" di Bulan. Misi ini menjadi tonggak sejarah karena Firefly menjadi perusahaan swasta pertama yang berhasil menempatkan pesawat ruang angkasa di Bulan tanpa terguling atau terjatuh.
Dilansir dari voaindonesia.com, pendaratan ini terjadi pada Minggu (2/3/2025) secara autopilot, dengan tujuan lereng kubah vulkanik kuno di cekungan tumbukan di sisi dekat Bulan. Mission Control Firefly Aerospace di Austin, Texas, mengonfirmasi keberhasilan pendaratan setelah perjalanan sejauh 360.000 kilometer dari Bumi.
"Kami berhasil melakukan pendaratan. Kami berada di Bulan," kata Will Coogan, kepala teknisi pendarat Firefly. Keberhasilan ini menjadikan Firefly sebagai entitas swasta pertama yang sukses, menyusul lima negara yang sebelumnya mendarat di Bulan: Rusia, Amerika Serikat, China, India, dan Jepang.
Setengah jam setelah mendarat, "Blue Ghost" mulai mengirimkan gambar dari permukaan Bulan, termasuk swafoto yang sedikit tertutup sinar matahari. Pendarat ini dirancang dengan empat kaki kokoh, tinggi 2 meter, dan lebar 3,5 meter, sehingga lebih stabil saat mendarat dan membawa berbagai eksperimen NASA.

NASA mengalokasikan dana sebesar 101 juta dolar untuk misi ini, ditambah 44 juta dolar untuk penelitian ilmiah dan teknologi. Program ini bertujuan mendorong inovasi sektor swasta serta mengumpulkan data sebelum misi astronaut di masa depan.
Dalam perjalanannya, "Blue Ghost" mengirimkan gambar indah dari Bumi dan Bulan. Pendarat ini juga menguji teknologi navigasi berbasis GPS AS dan konstelasi Galileo Eropa. Teknologi ini diharapkan menjadi terobosan dalam misi eksplorasi luar angkasa di masa depan.
Sejarah baru telah terukir, era eksplorasi luar angkasa memasuki fase baru. Membuka peluang besar bagi bisnis dan ilmu pengetahuan di luar angkasa. (NLL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....