Jepang Luncurkan Tiga Uang Baru dengan Hologram Khusus
- 08 Jul 2024 22:58 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang : Bank Sentral Jepang (BoJ) mulai mengedarkan uang kertas baru pertama dalam 20 tahun terakhir pada, Rabu (03/7/2024). Uang kertas baru ini menampilkan potret tiga dimensi dari para pendiri lembaga keuangan, kesehatan dan pendidikan dilengkapi dengan teknologi anti pemalsuan terbaru berupa hologram 3D.
Uang kertas tersebut menggunakan pola cetak khusus untuk menghasilkan hologram potret yang menghadap ke arah berbeda, tergantung dari sudut pandang. Teknologi ini, menurut Biro Percetakan Nasional Jepang, adalah yang pertama di dunia untuk uang kertas.
Demi meningkatkan keamanan dan kemudahan penggunaan, uang kertas baru dilengkapi hologram tiga dimensi yang canggih dan angka berukuran besar yang jelas. Yang membuat uang kertas baru ini canggih dan tidak hanya aman, tetapi juga inklusif dengan mengintegrasikan teknologi percetakan mutakhir dan desain universal untuk meningkatkan keamanan dan kemudahan penggunaan bagi semua orang, termasuk tunanetra dan orang asing.
Nominal uang kertas baru tampil lebih besar dan mudah diraba, tanpa mengubah dimensi keseluruhannya.
Uang kertas ini turut menampilkan Shibasaburo Kitasato pada 1.000 yen, seorang ahli bakteriologi yang mengembangkan obat untuk tetanus. Dibelakang 1.000 Yen ini tercetak gambar balok kayu yang terkenal "Di Bawah Sumur Ombak Besar di Kanagawa", dari seri "Tiga Puluh Enam Pemandangan Gunung Fuji" karya Katsushika Hokusai.
Sementara pada uang kertas 5.000 yen, menghadirkan sosok tokoh Umeko Tsuda, seorang pendidik yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan perempuan di negaranya sebagai pendiri perguruan tinggi khusus wanita, Tsuda University. Pada bagian belakang uang tersebut menampilkan gambar bunga wisteria.
Dan uang kertas 10.000 yen baru akan menampilkan wajah Eiichi Shibusawa sebagai bapak kapitalisme Jepang. Menjadi pengingat akan kontribusinya yang luar biasa dalam memodernisasi ekonomi dan membangun fondasi perbankan di Jepang. Pada bagian belakang uang kertas ini menampilkan gambar Stasiun Tokyo.
Untuk mengatasi masalah uang kertas baru ini, Kementerian Keuangan telah memastikan bahwa lebih dari 90 persen ATM dapat menerima uang tersebut. Biro Percetakan Nasional Jepang berencana untuk menghasilkan total 7,48 miliar uang kertas baru pada akhir Maret.
Bank Sentral Jepang (BoJ) melaporkan sekitar 5,2 miliar uang kertas telah disimpan pada akhir Juni. Lebih dari 60 persen uang kertas Jepang telah diganti dalam setahun setelah perubahan desain terakhir pada tahun 2004.
Disisi yang lain nasib yen digital masih abu-abu meskipun uji coba yen digital telah dijalankan, namun pihak otoritas mata uang Jepang masih gamang untuk menerbitkannya. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....