Sebanyak 229 Personel Polda NTT Kawal IPACS 2025
- 12 Nov 2025 15:26 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Sebanyak 229 personel gabungan akan diterjunkan dalam pengamanan kegiatan IPACS 2025, ajang pameran budaya nasional yang melibatkan negara-negara di kawasan Asia Pasifik yang diselenggarakan mulai tanggal 11 hingga 13 November 2025, dengan rincian 93 personel dari Polda NTT dan 136 personel dari Polresta Kupang Kota.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H mengarakan seluruh personel akan ditempatkan sesuai sektor tugas masing-masing guna memastikan setiap tahapan kegiatan berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh peserta, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, merasa aman dan nyaman selama berada di Kota Kupang. Keamanan merupakan kunci sukses penyelenggaraan kegiatan berskala internasional ini, sekaligus cerminan kesiapan NTT menjadi tuan rumah event dunia,” pungkas Kombes Pol Henry, kepada RRI, Rabu, (12/11/2025), di Kupang.
Ia menegaskan bahwa pengamanan dilakukan tidak hanya pada lokasi kegiatan utama, tetapi juga mencakup jalur pergerakan tamu negara, akomodasi, hingga titik-titik strategis di wilayah Kota Kupang. Berdasarkan hasil deteksi dan survei lapangan, sasaran prioritas pengamanan meliputi personel, lokasi kegiatan, sarana prasarana, serta potensi kerawanan sosial dan lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan kehormatan bagi Provinsi NTT sebagai tuan rumah yang mewakili Indonesia di mata dunia. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan pengamanan yang sistematis, komprehensif, dan bersinergi dengan TNI, Pemerintah Daerah, serta seluruh instansi terkait,” ujarnya lagi.
Penyelenggaraan IPACS 2025 di Kota Kupang, Provinsi NTT, bukan hanya sekadar ajang pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga bentuk diplomasi kultural Indonesia kepada dunia. Melalui budaya, Indonesia—khususnya masyarakat Flobamorata—ingin menunjukkan kekayaan identitas dan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi bagian penting dari peradaban Pasifik. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi kreatif dan memperkuat solidaritas antarnegara di kawasan.(VFZ)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....