Paus Leo dan Raja Charles Gelar Doa Bersama
- 25 Okt 2025 11:20 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang : Sebuah sejarah baru tercatat di Kapel Sistina, Vatikan, pada Kamis (23/10), di mana Raja Inggris Charles III dan Paus Leo XIV untuk pertama kalinya dalam sejarah melakukan berdoa bersama. Momen ini menjadikannya pertama kalinya pemimpin Gereja Inggris dan Gereja Katolik berdampingan dalam ibadah.
Momen spiritual tersebut berlangsung di bawah tatapan abadi mural The Last Judgment karya Michelangelo. Ketika Paus Leo menyerukan doa, semua hadirin, termasuk Raja, menundukkan kepala, menggarisbawahi upaya penutupan jarak panjang antara kedua gereja yang telah terpisah sejak Reformasi abad ke-16 tersebut.
Ibadah bersejarah di Kapel Sistina dipimpin langsung oleh Paus Leo XIV bersama Uskup Agung Anglikan Stephen Cottrell yang memimpin doa tengah hari. Raja Charles III, sebagai pemimpin Tertinggi Gereja Inggris, duduk di sebelah kiri dekat altar dalam momen yang kali pertama terjadi setelah sekitar 500 tahun, sejak perpisahan antara Inggris dan Gereja Katolik Roma pada tahun 1534.
Upacara doa ekumenis ini diperindah dengan iringan dari Paduan Suara Kapel Sistina, Paduan Suara St. George’s Chapel dari Kastil Windsor, serta His Majesty’s Chapel Royal. Dan dibuka dengan nyanyian Latin khas Katolik serta doa tradisional Gereja Inggris.
Perpecahan antara Gereja Katolik dan Gereja Inggris bermula pada abad ke-16, ketika Raja Henry VIII memutus hubungan dengan Vatikan karena Paus menolak permintaannya untuk bercerai. Keputusan tersebut menghasilkan pembentukan Gereja Inggris, dengan Raja sebagai kepala gereja, yang menjadi awal dari sejarah panjang perbedaan antara kedua lembaga.
Meskipun demikian, Raja Charles III sebelumnya pernah bertemu dengan tiga Paus (Yohanes Paulus II, Benediktus XVI, dan Fransiskus), namun doa bersama yang dilakukan secara resmi ini adalah yang pertama kali terjadi. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....