Rapat Perdana, Dorong Percepatan Aktivasi Penerbangan Internasional

  • 06 Okt 2025 13:29 WIB
  •  Kupang

KBRN,Kupang: Salah satu upaya dalam mendorong percepatan aktivasi penerbangan Internasional, Komite Fasilitasi (FAL) Bandara Udara Internasional El Tari Kupang menyelenggarakan rapat perdana di Ruang Rapat Bolelebo, Bandara Udara El Tari Kupang, Kamis (2/10/2025).

Rapat ini dipimpin langsung oleh PGS. General Manager Bandara El Tari, Nyoman Dedy Yuliantara, dan dihadiri langsung sejumlah pemangku Kepentingan dari bandara udara, yang meliputi: Lanud El Tari, Perum LPPNPI, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina Kesehatan, dan Karantina Hewan dan Tumbuhan, serta perwakilan dari operator penerbangan dan ground handling di Bandara El Tari Kupang.

Fokus utama dalam rapat tersebut adalah kesiapan operasional bandara untuk mengaktifkan kembali layanan penerbangan internasional. Hal ini telah sejalan dengan upaya pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 37 tahun 2025.

PGS. General Manager Bandara El Tari Nyoman Dedy Yuliantara, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa aktivasi bandara El Tari Kupang sebagai bandara Internasional bukan sekadar persoalan fasilitas fisik. Namun lebih daripada itu perlu adanya kesiapan operasional, prosedural dan koordinasi antar-instansi yang salah satunya adalah Komite FAL. Sebab, FAL merupakan wadah utama dalam menyelaraskan rencana tersebut sehingga proses kedatangan dan keberangkatan penumpang serta kargo Internasional bisa berjalan efisien, aman, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Selain itu dikatakan Nyoman, hal penting yang perlu dibahas dalam rapat Komite FAL adalah memastikan ketersediaan dan kesiapan seluruh layanan border control dan fasilitas pendukungnya, meliputi validasi kesiapan fasilitas CIQ (Customs, Immigration, Quarantine) dan harmonisasi prosedur digital.

“Kita memiliki target untuk mengaktifkan kembali layanan bandara internasional ini di Bandara El Tari. Seluruh anggota Komite FAL berkomitmen untuk mendukung, berkolaborasi dan bersinergi bersama hingga Bandara El Tari benar-benar siap, tidak hanya sebagai bandara yang menyandang status bandara internasional namun juga mampu melayani para pengguna jasa bandara dengan standar Internasional," kata Nyoman.

Melalui pertemuan tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kembalinya lalu lintas Internasional di Bandara Udara El Tari, sehingga dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi sektor pariwisata, investasi, dan logistik di NTT.(AL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....