Indonesia Peringkat 4 Capaian SDGs Negara ASEAN 2025

  • 08 Jul 2025 19:05 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang : Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), yang dikenal juga sebagai Sustainable Development Goals (SDGs), adalah serangkaian target global yang disepakati oleh seluruh negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna mencapai pembangunan yang lebih adil dan berkesinambungan. Berdasarkan laporan dari Sustainable Development Report, Indonesia menunjukkan kemajuan signifikan dengan mencapai indeks performa SDGs sebesar 70,22 pada tahun 2025.

SDGs dirancang untuk mengakhiri kemiskinan, kelaparan, AIDS, dan diskriminasi terhadap perempuan dan anak perempuan. Kreativitas, pengetahuan, teknologi dan sumber daya keuangan dari seluruh masyarakat diperlukan untuk mencapai SDGs dalam setiap konteks.

Indeks ini, yang diukur dalam skala 0 hingga 100, mencerminkan sejauh mana suatu negara telah mendekati pencapaian target SDGs secara optimal. Meskipun sudah menunjukkan performa yang cukup baik, pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia masih memerlukan peningkatan berkelanjutan.

Dari keseluruhan 17 target SDGs, Indonesia baru berhasil memenuhi dua di antaranya, yakni target 1 (tanpa kemiskinan) dan target 4 (pendidikan yang berkualitas). Sayangnya, 15 target lainnya masih belum menunjukkan kemajuan signifikan atau peningkatannya belum memadai untuk mencapai sasaran yang ditetapkan.

Dalam skala Asia Tenggara, Indonesia menduduki peringkat keempat, sementara di kancah global, posisinya berada di urutan 77 dari 167 negara, melansir dari GoodStats. Khusus di wilayah Asia Tenggara, Indonesia masih berada di bawah Thailand, Vietnam dan Singapura.

Satu tingkat di bawah Indonesia, Malaysia mencatat skor 69,52. Sementara itu, Filipina menempati posisi keenam dengan nilai indeks 68,34. Diikuti oleh Brunei, yang berada di peringkat ketujuh dengan skor indeks 67,97.

Sementara tiga negara dengan performa SDGs terlemah di Asia Tenggara adalah Kamboja (indeks 66,38), Myanmar (63,56), dan Laos (62,55) yang berada di posisi paling akhir. Perlu diketahui bahwa Timor Leste tidak masuk dalam pemeringkatan ini karena datanya tidak tersedia. (AK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....