Bill Gates: Saya Siap Bayar Pajak Lebih Tinggi
- 23 Mei 2025 11:46 WIB
- Kupang
KBRN, Rote: Bill Gates menyatakan kesiapannya untuk membayar pajak lebih besar bagi kaum miliarder. Hal itu ia sampaikan dalam wawancara dengan Stephen Colbert dalam program dokumenter "What’s Next?" yang tayang di CBS.
Dalam satu episode yang membahas isu ketimpangan, Gates berdialog dengan Senator Bernie Sanders dan Mitt Romney. Keduanya dikenal memiliki pandangan berbeda terkait sistem ekonomi dan pemerataan kesejahteraan.
Gates mengakui bahwa Sanders menolak keberadaan miliarder. Namun, ia menilai sistem kapitalisme tetap layak dipertahankan dengan perbaikan sistem perpajakan.
“Dia ingin kita cukup kaya untuk bisa lebih murah hati. Saya mendukung sistem pajak yang lebih progresif. Saya siap membayar dua kali lipat dari yang saya bayar sekarang,” kata Gates.
Meski menyatakan kesediaan menyumbang lebih, Gates menegaskan bahwa menghapus total kekayaan besar bukan solusi. “Kalau 99 persen uang saya diambil, saya masih punya sekitar 1,3 miliar dolar,” ujarnya.
Gates juga menyinggung Giving Pledge, komitmen yang ia jalankan bersama sejumlah miliarder dunia. Melalui inisiatif ini, mereka sepakat menyumbangkan mayoritas kekayaan untuk kegiatan sosial.
“Saya sudah berkomitmen menyumbangkan lebih dari 95 persen dari total kekayaan saya,” kata pendiri Microsoft itu.
Isu lain yang dibahas adalah kecerdasan buatan (AI). Gates menyebut AI sebagai teknologi tanpa batas yang akan merevolusi pekerjaan biru dan putih dalam satu dekade ke depan.
Menurutnya, AI akan menuntut perubahan kebijakan, termasuk pemangkasan jam kerja dan penyesuaian sistem pajak. Namun di sisi lain, AI juga berpotensi besar memberi manfaat sosial.
“AI bisa menjadi guru pribadi, tenaga medis, bahkan konselor digital 24 jam. Jika diarahkan dengan benar, teknologi ini akan memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan, terutama di negara miskin,” ujarnya.
What’s Next? adalah dokumenter yang menampilkan percakapan Bill Gates dengan tokoh dunia. Tayangan ini mengupas isu-isu besar yang akan membentuk masa depan global. (NLL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....