Windsor Gelar Bukber Ramadhan Pertama

  • 16 Mei 2025 09:07 WIB
  •  Kupang

KBRN, Sumba : Untuk pertama kalinya dalam lebih dari seribu tahun, Kastil Windsor yang megah menjadi saksi bisu kehangatan acara buka puasa Ramadhan. Momen bersejarah ini menandai babak baru dalam upaya inklusivitas dan pemahaman antaragama di jantung monarki Inggris.

Ratusan tamu undangan dari berbagai latar belakang komunitas Muslim berkumpul di St. George's Hall, aula megah yang biasanya digunakan untuk perjamuan kenegaraan. Aroma hidangan Timur Tengah yang menggugah selera bercampur dengan arsitektur gotik yang megah, menciptakan suasana yang unik dan tak terlupakan.

Penantian panjang selama berabad-abad ini akhirnya terwujud berkat inisiatif dari berbagai organisasi Muslim di Inggris yang bekerja sama dengan pihak kerajaan. Sebelumnya, acara keagamaan non-Kristen jarang diadakan di dalam lingkungan istana kerajaan.

Namun, dengan meningkatnya kesadaran akan keberagaman masyarakat Inggris modern dan semangat toleransi yang semakin menguat, pintu Kastil Windsor akhirnya terbuka lebar untuk perayaan Ramadhan. Langkah simbolis ini dipandang sebagai jembatan penghubung yang mempererat tali persaudaraan antarumat beragama di seluruh negeri.

Suasana buka puasa di St. George's Hall terasa khidmat dan penuh keakraban. Lantunan ayat suci Al-Qur'an mengalun merdu sebelum waktu berbuka tiba, diikuti dengan doa bersama untuk kedamaian dan kesejahteraan.

Setelah azan Maghrib berkumandang, para tamu menikmati hidangan lezat yang disajikan, mulai dari kurma dan manisan tradisional hingga hidangan utama khas Timur Tengah. Obrolan hangat dan tawa riang terdengar di antara para hadirin, menciptakan momen kebersamaan yang indah di tengah kemegahan kastil.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara bersejarah ini, termasuk perwakilan dari keluarga kerajaan, pemimpin agama, politisi, dan tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, mereka menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini dan menekankan pentingnya dialog antaragama serta saling menghormati dalam membangun masyarakat yang harmonis. Acara buka puasa di Kastil Windsor ini bukan hanya sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga merupakan pernyataan kuat tentang persatuan dalam keberagaman.

Lebih dari sekadar tradisi tahunan, acara buka puasa perdana di Kastil Windsor ini diharapkan dapat menjadi tonggak sejarah yang menginspirasi inisiatif serupa di berbagai institusi dan komunitas di seluruh dunia. Momen ini membuktikan bahwa ruang untuk saling berbagi dan memahami dapat ditemukan di mana saja, bahkan di tempat yang sarat akan sejarah dan tradisi seperti Kastil Windsor. Kehangatan Ramadhan di tengah dinginnya tembok kastil menjadi simbol harapan akan masa depan yang lebih inklusif dan penuh toleransi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....