Durasi Penggunaan TikTok oleh Masyarakat Indonesia Tertinggi Dunia
- 04 Mei 2025 00:10 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang : Data terbaru mengenai durasi penggunaan TikTok di Indonesia memberikan gambaran yang jelas tentang popularitas platform ini. Rata-rata, setiap pengguna di Indonesia menghabiskan 44 jam 54 menit per bulan di TikTok, sebagaimana dilaporkan oleh Data.AI melalui Data Reportal per Februari 2025, melansir dari laman Goodstat.
Angka ini tidak hanya tinggi secara absolut, tetapi juga jauh melampaui rata-rata global yang tercatat sebesar 34 jam 56 menit. Selisih yang signifikan ini mengindikasikan adanya faktor-faktor spesifik di Indonesia yang mendorong tingkat keterlibatan yang begitu tinggi terhadap TikTok.
Jika diibaratkan sebuah rutinitas, pengguna TikTok secara global "mengunjungi" platform ini sekitar 12 kali setiap harinya. Dalam sebulan, frekuensi ini mencapai angka 360 kali.
Menariknya, setiap kunjungan virtual ini berlangsung selama hampir enam menit. Dengan kata lain, di sepanjang hari ketika mereka terjaga, rata-rata pengguna global akan kembali membuka TikTok setiap 90 menit, sebuah interval yang cukup singkat dan menggambarkan betapa cepatnya TikTok mampu menarik perhatian kembali.
Jika diukur dari total waktu sadar dalam sebulan, dapat dikatakan bahwa masyarakat Indonesia mendedikasikan porsi yang cukup signifikan untuk TikTok. Dengan rata-rata penggunaan yang hampir mencapai 45 jam per bulan, atau setara dengan sekitar 9% dari waktu ketika mereka tidak tertidur (dengan asumsi tidur 7-8 jam sehari), TikTok bukan hanya sekadar aplikasi hiburan, melainkan telah menjadi bagian penting dari alokasi waktu digital sehari-hari.
Dengan asumsi total waktu sadar sekitar 510 jam dalam sebulan, data menunjukkan bahwa 44,9 jam di antaranya digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk mengakses TikTok. Secara proporsional, ini berarti hampir 10% dari total waktu terjaga mereka kini tercurah pada platform ini.
Meskipun durasi penggunaan TikTok oleh masyarakat Indonesia tergolong fantastis, menembus hampir 45 jam per bulan, ternyata Tanah Air belum menduduki takhta tertinggi dalam hal "kecanduan" platform video singkat ini. Sebuah kejutan datang dari Finlandia, yang justru mencatatkan rekor dengan waktu penggunaan mencapai 54 jam 37 menit per bulan.
Indonesia sendiri, dengan angka yang tetap signifikan, berada di posisi keenam secara global. Di atas Indonesia, berturut-turut bercokol Bulgaria (46 jam 9 menit), Kroasia (45 jam 35 menit), Chili (45 jam 30 menit), dan Meksiko (45 jam 25 menit), menunjukkan persaingan ketat dalam hal durasi penggunaan TikTok di berbagai belahan dunia.
Menyikapi tingginya durasi penggunaan TikTok di Indonesia, fenomena ini memunculkan pertanyaan krusial mengenai keseimbangan antara ruang digital dan fisik, serta bagaimana paparan konten tanpa henti dapat memengaruhi kesehatan mental, pola pikir hingga pembentukan nilai-nilai dalam masyarakat Indonesia. Analisis sederhana ini memperlihatkan betapa dominannya TikTok dalam lanskap penggunaan waktu digital di Indonesia, mengambil porsi yang cukup besar dari waktu yang tersedia untuk berbagai aktivitas lainnya. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....