Paus Fransiskus Tampil Perdana di Vatikan Usai Dirawat
- 06 Apr 2025 19:21 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang : Paus Fransiskus membuat kejutan dengan muncul secara mengejutkan untuk pertama kali di Lapangan Santo Petrus, Minggu (6/4/2025), selama misa yubileum khusus yang dipersembahkan bagi orang sakit dan para petugas kesehatan. Melansir dari The guardian, kemunculan ini menandai penampilan publik pertama Bapa Suci di Vatikan sejak beliau keluar dari rumah sakit dua pekan lalu.
Saat tiba tanpa pemberitahuan, Sri Paus yang menggunakan kursi roda tampak melambai kepada kerumunan umat yang langsung berdiri dan bertepuk tangan meriah. Sri Paus kemudian didampingi menuju bagian depan altar alun- alun yang berada di tengah lapangan.
Bapa Paus sempat mengetuk mikrofon tersebut untuk memastikan alat itu berfungsi dengan baik setelah upaya pertama tidak menghasilkan suara. Kemudia menyapa seluruh umat yang hadir dengan singkat.
"Selamat hari Minggu untuk semua orang, terima kasih banyak," ujar Paus Fransiskus melalui mikrofon.
Suara paus terdengar lebih kuat daripada ketika ia berbicara kepada para pendukung di luar rumah sakit Gemelli pada hari pembebasannya pada (23/3/2025) lalu, setelah didiagnosis menderita pneumonia yang mengancam jiwa selama lima minggu di rumah sakit.
Paus Fransiskus baru saja menyelesaikan dua minggu setidaknya dua bulan istirahat yang diperintahkan dokter saat dia melanjutkan terapi fisik, pernapasan dan wicara, serta perawatan untuk infeksi paru-paru yang tersisa. Dalam pemberkatan tradisional hari Minggu dan homili yang dibacakan oleh Uskup Agung Rino Fisichella, penyelenggara Tahun Suci, Paus Fransiskus menyinggung pengalamannya terkait penyakit yang dideritanya.
Menurut Uskup Agung Fisichella, saat perhelatan Tahun Suci mendatang diperkirakan akan menarik hingga 30 juta peziarah ke Roma, menyampaikan renungan yang kemudian dihubungkan dengan kondisi kesehatan Sri Paus. Meskipun tidak secara eksplisit menyebutkan detail penyakitnya, referensi ini memberikan sentuhan pribadi dalam perayaan misa tersebut.

Paus Fransiskus dibantu di kursi roda saat kembali ke Vatikan saat berjumapa dengan ribuan umat.(Foto : Dok. Reuters)
Dalam homili yang dibacakan oleh Uskup Agung Fisichella, yang secara khusus ditujukan kepada mereka yang sakit di antara kerumunan, Paus Fransiskus menyampaikan pesan mendalam mengenai pengalamannya sendiri.
"Pada saat ini dalam hidup saya, saya berbagi banyak hal: pengalaman kelemahan, merasa lemah, bergantung pada orang lain untuk banyak hal, membutuhkan dukungan. Ini tidak mudah, tetapi ini adalah sekolah di mana kita belajar setiap hari untuk mencintai dan membiarkan diri kita dicintai, tanpa menuntut dan tanpa menolak, tanpa menyesal, tanpa putus asa, bersyukur kepada Tuhan dan kepada saudara-saudara kita atas kebaikan yang kita terima, percaya pada apa yang akan datang" demikian kutipan homili yang merujuk pada kondisi Sri Paus.
Pernyataan ini memberikan gambaran tentang refleksi pribadi Paus dalam menghadapi keterbatasan fisik, serta rasa bersyukur kepada Tuhan dan kepada saudara-saudara seiman atas kebaikan Tuhan yang diterima, dan meminyta umat tetap percaya dan mengimani pada apa yang akan terjadi mendatang.
Paus Fransiskus, yang kini berusia 88 tahun, sebelumnya tidak terlihat oleh publik sejak tanggal 23 Maret 2025 lalu. Pada tanggal tersebut, beliau sempat memberikan salam singkat sebelum meninggalkan Rumah Sakit Gemelli di Roma.
Kepulangan ini mengakhiri masa rawat inap selama lebih dari lima minggu, yang menjadi periode krisis kesehatan paling serius dalam 12 tahun masa kepemimpinannya sebagai Paus. Paus tersenyum lebar saat dia menyapa orang banyak. Suaranya, meskipun lemah, terdengar lebih kuat daripada saat penampilan 23 Maret, ketika dia berjuang untuk berbicara. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....