Paus Fransiskus: Yesus Selalu Mencari yang Terhilang

  • 03 Apr 2025 19:38 WIB
  •  Kupang

KBRN, Rote: Paus Fransiskus menegaskan bahwa Yesus terus mencari mereka yang tersesat atau kehilangan harapan. Pernyataan ini disampaikannya dalam katekese berjudul "Yesus Kristus Harapan Kita" yang dirilis Vatikan pada Rabu (2/4/2025).

Dalam katekese tertulisnya, Paus menyoroti kisah perjumpaan Yesus dengan Zakheus. Ia menggambarkan Zakheus sebagai sosok yang tampak tak memiliki harapan untuk ditebus. Namun, dalam perjalanan spiritualnya, kisah ini memiliki tempat istimewa.

"Mungkin kita juga pernah merasa seperti itu: tanpa harapan. Namun, seperti Zakheus, kita akan menemukan bahwa Tuhan telah lebih dahulu mencari kita," tulis Paus.

Paus menekankan bahwa Yesus tidak pernah berhenti mencari mereka yang ingin menemukan-Nya. Ia tetap datang kepada orang-orang yang menghadapi keterbatasan pribadi, pergumulan, dan situasi tak menentu.

"Ketika mengetahui Yesus melintas di kotanya, Zakheus memiliki keinginan kuat untuk melihat-Nya. Jika memiliki hasrat yang besar, seseorang tidak akan menyerah begitu saja. Mereka akan menemukan cara," ujar Paus.

Zakheus pun tidak terintimidasi oleh mereka yang mengucilkannya. Sebagai pemungut pajak utama, ia dianggap sebagai pengkhianat karena bekerja untuk penjajah Romawi. Namun, justru Yesus yang mengambil langkah pertama untuk mendekatinya.

"Yesus meminta Zakheus turun dari pohon dengan segera. Ia hampir tampak terkejut melihat Zakheus di sana dan berkata, ‘Hari ini Aku harus tinggal di rumahmu!’ (Lukas 19:5). Tuhan tidak pernah melewati seseorang tanpa mencarinya," tulis Paus.

Menanggapi sikap Yesus, Zakheus merasakan sukacita yang besar. Paus menafsirkan hal ini sebagai kebahagiaan seseorang yang merasa dilihat, diakui, dan yang terpenting, diampuni oleh Tuhan.

Setelah menyambut Yesus di rumahnya, Zakheus mengalami perubahan besar. Paus menekankan bahwa kasih dan belas kasih Tuhan menginspirasi Zakheus untuk meneladani-Nya.

"Ia berkomitmen mengembalikan empat kali lipat dari apa yang telah diambilnya. Tindakannya itu merupakan wujud cintanya kepada Tuhan dan sesama," jelas Paus.

Mengakhiri katekesenya, Paus mengajak umat untuk mengambil langkah konkret dalam menyambut Yesus dan pengampunan-Nya dalam kehidupan.

"Mari kita biarkan diri kita ditemukan oleh belas kasih Tuhan. Tuhan selalu mencari kita, dalam situasi apa pun kita tersesat," ajak Paus Fransiskus. (CNA/Radja)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....