Paus Fransiskus Ajak Umat Jalani Prapaskah dengan Iman

  • 30 Mar 2025 22:33 WIB
  •  Kupang

KBRN, Rote: Paus Fransiskus mengajak umat Kristiani menjalani masa Prapaskah sebagai waktu penyembuhan. Ia menyampaikan pesan ini saat masih dalam masa pemulihan di kediamannya di Casa Santa Marta.

Dalam refleksi tertulisnya, Paus menyoroti perumpamaan Bapa yang penuh belas kasih. Ia menegaskan bahwa Yesus selalu menyambut orang berdosa dengan kasih dan belas kasih.

"Yesus menunjukkan hati Allah yang selalu penuh belas kasih. Ia menyembuhkan luka kita agar kita dapat saling mengasihi," tulis Paus dalam pesan 30 Maret.

Ia juga mengajak umat untuk menjadikan Prapaskah sebagai masa penyembuhan. Tahun ini, masa Prapaskah bertepatan dengan Tahun Yubileum Harapan yang menjadi momen refleksi iman.

"Saya juga mengalaminya seperti itu, baik dalam jiwa maupun tubuh saya," tambahnya. Ia menegaskan bahwa kelemahan dan penyakit adalah pengalaman bersama yang mendekatkan umat pada keselamatan Kristus.

Paus mengucapkan terima kasih kepada semua yang menjadi alat penyembuhan bagi sesama. Ia memuji mereka yang melalui doa dan tindakan mencerminkan wajah Yesus sebagai penyelamat dunia.

Dalam pesannya, Paus menyerukan doa bagi perdamaian di berbagai negara. Ia secara khusus menyebut Ukraina, Palestina, Israel, Lebanon, Sudan, Myanmar, dan Republik Demokratik Kongo.

Ia juga menyoroti situasi politik di Sudan dan Sudan Selatan. Paus meminta komunitas internasional bekerja sama untuk membawa perdamaian dan mengakhiri penderitaan rakyat.

"Di Sudan, perang terus menelan korban tak berdosa. Semua pihak harus mengutamakan perlindungan terhadap warga sipil," tegasnya.

Paus turut menyoroti perkembangan positif di Asia Tengah. Ia memuji kesepakatan perbatasan antara Tajikistan dan Kirgistan sebagai keberhasilan diplomasi yang luar biasa.

Ia menutup pesannya dengan doa kepada Bunda Maria, Bunda Kerahiman. Ia berharap dunia dapat dipersatukan dalam perdamaian dan kasih sejati. (Sumber: CNA/Kristina Millare)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....