Mesir Umumkan Jadi Tuan Rumah Darurat KTT Arab
- 12 Feb 2025 21:41 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang : Mesir mengumumkan pada hari Minggu (9/2), Kairo akan menjadi tuan rumah KTT darurat Arab pada 27 Februari 2025 mendatang untuk membahas perkembangan baru dan berbahaya setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengusulkan untuk memukimkan kembali warga Palestina dari Jalur Gaza. Menurut Kementerian Luar Negeri Mesir dalam sebuah pernyataan.
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) darurat ini diadakan untuk mencermati perkembangan terkini dan paling krusial terkait perjuangan rakyat Palestina. Pertemuan ini akan diselenggarakan dengan melibatkan koordinasi erat bersama Bahrain, yang saat ini memegang jabatan sebagai ketua dari Liga Arab.
Sebuah pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan akan menjadi tuan rumah KTT Liga Arab di Kairo menyusul pembicaraan di tingkat tertinggi di negara-negara Arab dalam beberapa hari terakhir, "termasuk negara Palestina yang meminta untuk mengadakan KTT untuk membahas perkembangan baru dan berbahaya untuk perjuangan Palestina."
KTT itu diputuskan untuk diadakan setelah konsultasi tingkat tinggi Mesir dengan negara-negara Arab, termasuk Palestina, yang meminta KTT dan melakukan koordinasi dengan Bahrain, ketua KTT Liga Arab (AL) saat ini dan sekretariat AL, menurut pernyataan itu. Pengumuman itu menyusul pernyataan kontroversial oleh Presiden AS Donald Trump yang menyarankan relokasi warga Palestina dari Gaza ke negara-negara tetangga, termasuk Mesir dan Yordania.
Permintaan tersebut telah ditolak secara luas baik secara regional maupun internasional. Selama konferensi pers bersama di Washington dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Selasa (4/2), Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat berencana untuk mengambil alih kendali Gaza dan mengembangkannya kembali setelah merelokasi penduduk Palestina.
Saran Trump, yang dibuat pada pertemuan Gedung Putih dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pekan lalu, membuat marah dunia Arab, termasuk Mesir, Yordania dan Arab Saudi sebagai sekutu utama Washington. Baik Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sissi dan Raja Yordania Abdullah II menolak seruan Trump untuk memukimkan kembali 1,8 juta warga Palestina di Gaza dan agar AS mengambil alih kepemilikan kantong itu, tetapi Trump mengklaim bahwa mereka pada akhirnya akan menerimanya. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....