Museum Louvre Direnovasi, Mona Lisa Dipindahkan ke Ruang Khusus
- 03 Feb 2025 20:33 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang : Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa lukisan ternama karya Leonardo Da Vinci, "Mona Lisa" akan mendapatkan ruangan khusus sendiri di dalam Museum Louvre di bawah renovasi besar-besaran dan perluasan landmark Paris. Ruangan ini akan memakan waktu hingga 10 tahun atau tahun 2031 dengan skema nantinya para pengunjung dikenakan biaya terpisah untuk melihat lukisan tersebut pada, Selasa (28/1/2025).
“Proyek renovasi, bermerek "Louvre New Renaissance," akan mencakup pintu masuk baru di dekat Sungai Seine, yang akan dibuka pada tahun 2031, dan penciptaan ruangan bawah tanah, kata Macron dalam pidato dari ruang Louvre di mana mahakarya Leonardo da Vinci dipajang,” ucapnya didepan para pejabat di dalam museum. Emmanuel Macron menguraikan proyek renaisans barunya, yang juga akan melibatkan kompetisi internasional untuk merancang pintu masuk kedua museum untuk mengurangi tekanan yang meningkat dari jumlah pengunjung di bawah Piramida kaca yang terkenal.
Perubahan tarif juga akan diperkenalkan mulai Januari mendatang sehingga penduduk non-Uni Eropa, termasuk turis Inggris membayar lebih banyak untuk berkunjung. Macron tidak mengungkapkan berapa jumlah biaya, namun diperkirakan mencapai ratusan juta euro, untuk memodernisasi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia, yang diganggu oleh kepadatan dan fasilitas yang sudah ketinggalan zaman.
Akan tetapi diperkirakan mencapai hingga 800 juta euro ($ 834 juta). Sebelumnya perombakan terbaru Louvre telah dimulai pada tahun 1980-an, ketika piramida kaca ikonik diresmikan.
Sekarang, museum tidak memenuhi standar internasional lagi. Macron mengatakan perluasan museum akan memungkinkan "Mona Lisa" dipindahkan ke ruangan baru yang didedikasikan yang dapat diakses oleh pengunjung melalui tiket khusus.
Itu akan membuat kunjungan lebih sederhana bagi mereka yang ingin melihat lukisan itu dan memudahkan kehidupan pengunjung lain di sisa museum.
"Mona Lisa sekarang ditampilkan di balik kaca pelindung di ruangan terbesar museum, penuh sesak dengan antrian panjang dan berisik pengunjung yang ingin berfoto selfie dengan mahakarya Leonardo da Vinci. Itu membuat beberapa lukisan lain di ruangan oleh pelukis Venesia terhebat seperti Titian dan Veronese luput dari perhatian banyak orang,” ucapnya melansir dari BBC, Kamis (30/1/2025).
Renovasi besar terbaru museum pada tahun 1980-an dirancang untuk menerima empat (4) juta pengunjung tahunan. Tahun lalu, Louvre menerima 8,7 juta pengunjung, lebih dari tiga perempat adalah orang asing sebagian besar dari Amerika Serikat, Cina dan negara-negara tetangga Italia, Inggris, Jerman dan Spanyol.
Macron menjelaskan pintu masuk baru untuk Louvre akan dibuat di dekat Sungai Seine pada tahun 2031, yang akan dibiayai oleh penjualan tiket, patronase dan uang lisensi dari cabang museum Abu Dhabi. Sebuah kompetisi desain akan dipentaskan dalam beberapa bulan mendatang, katanya.
Selain itu, beberapa ruang bawah tanah baru akan dibuat untuk memperluas museum. Seorang pejabat tinggi Prancis mengatakan biaya renovasi diperkirakan mencapai 700 hingga 800 juta euro ($ 730 hingga 834 juta) selama sepuluh tahun ke depan, termasuk setengahnya untuk pembuatan pintu masuk baru.
Pejabat itu tidak dapat disebutkan namanya sejalan dengan praktik adat kepresidenan Prancis.Nantinya harga tiket akan dinaikkan untuk pengunjung asing dari luar Uni Eropa, naik dari 22 euro ($ 23) sekarang. Dia berjanji museum akan lebih aman dan lebih nyaman bagi publik dan staf.
Setengah dari anggaran Louvre saat ini dibiayai oleh negara Prancis, termasuk upah 2.200 karyawan. Setengah lainnya disediakan oleh dana pribadi termasuk penjualan tiket, penghasilan dari restoran, toko dan pemesanan untuk acara khusus, serta pelanggan dan mitra lainnya.
Tempat itu tidak terisolasi dengan baik dari dingin dan panas dan cenderung memperkuat kebisingan, membuat ruang tidak nyaman bagi publik dan staf, des Cars menekankan. Selain itu, museum menderita kurangnya penawaran makanan dan fasilitas toilet, katanya.
Dengan proyek ini, pemerintah berupaya menciptakan pengalaman yang lebih menyenangkan bagi pengunjung dan memastikan warisan seni tetap terjaga. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....