Kebutuhan SPPG Besar, Menu MBG di Kupang Bisa Menyesuaikan Stok Lokal
- 12 Sep 2026 06:52 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang — Ketersediaan bahan pangan menjadi salah satu tantangan dalam pemenuhan kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kupang. Tingginya kebutuhan membuat sejumlah komoditas lokal terkadang cepat habis ketika permintaan meningkat.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kabupaten Kupang Kristoforus Tpoy menyampaikan kondisi tersebut dalam evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Rabu 9 September 2026. Evaluasi berlangsung di Aula Kantor Bupati Kupang bersama pengelola SPPG dan sejumlah unsur terkait.
Kristoforus, kepada RRI.CO.ID, Rabu 9 September 2026, mengatakan bahan pangan yang tersedia di Kabupaten Kupang tetap harus menjadi pilihan utama dalam pemenuhan kebutuhan SPPG. Namun, penggunaan produk lokal harus mempertimbangkan jumlah komoditas agar pasokan tidak terputus.
Menurutnya, kebutuhan satu SPPG cukup besar karena harus menyediakan makanan bagi banyak penerima manfaat. Kondisi tersebut membuat stok bahan pangan di pasar dapat berkurang dengan cepat apabila produksi masyarakat belum mampu memenuhi permintaan.
“Kalau bahan bakunya memang ada di Kabupaten Kupang, tentu itu yang harus diprioritaskan. Tetapi kalau memang tidak tersedia, kita tidak bisa memaksakan,” ucap Kristo.
Karena itu, menu MBG dapat menyesuaikan dengan kondisi ketersediaan bahan pangan di lapangan. Penyesuaian dilakukan agar pelayanan tetap berjalan tanpa mengabaikan kebutuhan gizi penerima manfaat.
Kristoforus juga meminta dukungan pemerintah daerah dalam pemberdayaan UMKM, BUMDes dan kelompok tani. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi masyarakat sebagai pemasok bahan pangan bagi SPPG.
Penguatan produksi dan rantai pasok lokal menjadi bagian penting dalam keberlanjutan MBG di Kabupaten Kupang. Selain memastikan kebutuhan makanan terpenuhi, langkah tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat meningkatkan kapasitas produksi sesuai kebutuhan pasar. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....