Perbup SPAB Jadi Dasar Revitalisasi Sekber Kabupaten Kupang
- 04 Sep 2026 06:19 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Kabupaten Kupang memiliki payung hukum dalam memperkuat penyelenggaraan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Dasar hukum tersebut tertuang dalam Peraturan Bupati Kupang Nomor 22 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan SPAB.
Payung hukum tersebut kembali diperkuat melalui revitalisasi Sekretariat Bersama SPAB Kabupaten Kupang. Revitalisasi dibahas dalam Lokakarya Penyusunan Rencana Kerja Sekber SPAB Program Generasi Ready (GenRe) di Hotel Kristal Kupang, Kamis 3 September 2026.
Project Manager GenRe CIS Timor sekaligus Ketua Sekber SPAB Kabupaten Kupang, Ida Adu, kepada RRI.CO.ID, Kamis 3 September 2026, mengatakan regulasi tersebut menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan SPAB. Menurutnya, keberadaan regulasi memudahkan berbagai pihak memperkuat koordinasi dan menjalankan program secara lebih terarah.
“Kolaborasi lintas sektor ini mempertemukan Pemerintah Kabupaten Kupang dengan mitra strategis pembangunan yang bergerak di isu pendidikan, perlindungan anak, kesetaraan gender, dan inklusivitas, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam proses revitalisasi Sekber SPAB," ucap Ida Adu.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Kupang, Drs. Guntur Subu Taopan, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen membangun sekolah yang tangguh terhadap bencana. Ia menekankan keselamatan anak harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan pendidikan.
Guntur mengapresiasi dukungan Save the Children dan CIS Timor melalui Program GenRe. Ia berharap kerja sama tersebut dapat memperkuat kesiapsiagaan sekolah sekaligus meningkatkan kemampuan pemerintah dalam merespons ancaman bencana.
Program Manager GenRe Save the Children, Yosep Tapun, mengatakan kesiapsiagaan harus dibangun secara bersama karena setiap orang memiliki potensi terdampak bencana. “Kita semua merupakan kelompok yang berpotensi terdampak risiko bencana,” kata Yosep.
Yosep berharap model SPAB yang telah diterapkan di sejumlah sekolah dapat diperluas ke sekolah lainnya. Pengembangan tersebut diharapkan membuat sistem pendidikan di Kabupaten Kupang semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana.
Lokakarya kemudian dilanjutkan dengan pembahasan rencana kerja Sekber SPAB yang melibatkan berbagai unsur terkait. Kegiatan tersebut dihadiri pemerintah daerah, BPBD, Kementerian Agama, Forum Pengurangan Risiko Bencana, Save the Children, CIS Timor, serta lembaga mitra lainnya. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....