Pemkab Kupang Siap Dukung Peserta Kembangkan Usaha

  • 01 Sep 2026 15:58 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Kabupaten Kupang menyatakan siap mendukung peserta Pelatihan Vokasi Nasional Berbasis Kompetensi yang ingin mengembangkan keterampilan menjadi usaha mandiri. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong anak muda agar memiliki kemandirian ekonomi.

Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan hal tersebut saat membuka pelatihan di UPTD Balai Pelatihan Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Selasa 1 September 2026. Pelatihan diikuti 48 peserta dan merupakan hasil kerja sama Pemkab Kupang dengan BPVP Lombok Timur.

Yosef Lede Kepada RRI.CO.ID, Selasa 1 September 2026, mengatakan pelatihan tidak boleh berhenti setelah peserta menyelesaikan kegiatan. Keterampilan yang diperoleh harus diterapkan dan dikembangkan sehingga dapat menghasilkan manfaat ekonomi.

“Kalau setelah pelatihan ada yang mau membuka usaha, komunikasikan dengan baik. Pemerintah akan melihat apa yang bisa kita lakukan,” ucap Yosef Lede.

Ia menjelaskan, pemerintah juga akan membangun komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk mitra perbankan, untuk mendukung pengembangan usaha dan akses pembiayaan sesuai ketentuan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu peserta yang memiliki rencana mengembangkan usaha setelah mengikuti pelatihan.

Menurut Yosef, keterampilan pengolahan buah serta pembuatan pastry dan kue memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk usaha. Peserta dapat memanfaatkan kreativitas dan inovasi untuk meningkatkan nilai produk sekaligus memperluas pasar.

Yosef juga meminta peserta tidak takut memulai usaha dari skala kecil. Menurutnya, banyak usaha dapat berkembang secara bertahap apabila dibangun dengan kerja keras, kreativitas dan ketekunan.

“Kita ingin anak-anak muda di Kabupaten Kupang memiliki kemandirian dan tidak terus bergantung kepada orang tua maupun pemerintah,” ucapnya.

Bupati berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan membawa pulang keterampilan yang benar-benar dapat diterapkan. Ia menilai keberhasilan pelatihan akan terlihat dari adanya tindak lanjut dan usaha nyata yang dilakukan peserta setelah kembali ke masyarakat. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....