Piala Bergilir Daur Ulang Warnai Kejuaraan Tinju Kota Kupang

  • 24 Agt 2026 15:46 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Kupang 2026 menghadirkan sejumlah hal menarik, salah satunya penggunaan piala bergilir yang untuk pertama kalinya diperebutkan dalam kejuaraan tersebut. Trofi yang digunakan juga dibuat dari bahan daur ulang sebagai bagian dari pesan kepedulian terhadap lingkungan.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengatakan ide pembuatan piala dari bahan daur ulang merupakan bagian dari upaya mengajak masyarakat memperhatikan persoalan lingkungan. Menurutnya, pesan kepedulian dapat disampaikan melalui berbagai kegiatan, termasuk kegiatan olahraga.

“Piala bergilirnya kita buat dari bahan daur ulang sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan,” kata Christian di Lapangan Harper, Area Pameran, Jumat, 21 Agustus 2026 malam. Piala tersebut menjadi salah satu ciri dalam pelaksanaan Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Kupang tahun ini.

Selain mengusung pesan lingkungan, kejuaraan tersebut juga membawa semangat kemanusiaan melalui penggalangan donasi bagi masyarakat Flores yang terdampak gempa. Christian bahkan turun ke atas ring dalam laga ekshibisi sebagai bagian dari ajakan untuk membangun solidaritas.

Ketua Panitia Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Kupang 2026, Karel Muskanan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Pengurus Pertina Provinsi NTT dan Pengurus Pertina Kota Kupang masa bakti 2022–2026. Kejuaraan ini juga menjadi agenda terakhir kepengurusan Pertina Kota Kupang periode tersebut di bawah kepemimpinan Elisabeth Waluwandja.

Menurut Karel, penyelenggaraan kejuaraan tahun ini tidak hanya berorientasi pada pertandingan dan pencapaian prestasi atlet. Semangat kemanusiaan untuk membantu masyarakat Flores yang sedang menghadapi dampak bencana menjadi bagian penting dari seluruh rangkaian kegiatan.

“Kami ingin kejuaraan ini tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya saudara-saudara kita di Flores,” ujar Karel. Ia berharap solidaritas yang dibangun melalui kegiatan tersebut dapat memberikan dukungan bagi masyarakat terdampak.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Kupang juga mengajak generasi muda untuk memaknai semangat perjuangan dalam menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, generasi saat ini menghadapi berbagai persoalan seperti penyalahgunaan teknologi, hoaks, narkoba, judi online, kemiskinan, pengangguran, kebodohan dan ketidakadilan.

“Perjuangan harus kita lanjutkan. Lawannya memang berbeda, tetapi semangatnya tetap sama, yaitu bagaimana kita membangun manusia yang unggul dan berkarakter,” ujar Christian.

Melalui Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Kupang 2026, olahraga diharapkan tidak hanya menjadi tempat mengejar prestasi, tetapi juga sarana membangun karakter, kepedulian sosial dan kesadaran terhadap lingkungan. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh di kalangan atlet dan generasi muda Kota Kupang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....