Pemerintah Siapkan Bantuan Rumah Korban Gempa

  • 21 Agt 2026 14:59 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah pusat mendorong percepatan bantuan perumahan bagi masyarakat yang rumahnya rusak akibat gempa bumi di Flores. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meminta data kerusakan rumah terus diperbarui dan divalidasi secara akurat, Kamis 20 Agustus 2026.

Menurut Maruarar, data yang valid menjadi dasar penting agar pemerintah dapat bergerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. Pemerintah juga mendorong implementasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau BSPS bagi warga terdampak di NTT.

“Data yang valid menjadi dasar penting agar pemerintah dapat bergerak cepat memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak,” ujar Maruarar Sirait.

Program BSPS merupakan salah satu upaya pemerintah membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan sehat. Sebelumnya, program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 14 ribu unit rumah di seluruh NTT.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bantuan bagi rumah terdampak akan disesuaikan dengan tingkat kerusakannya. Untuk rumah rusak ringan, bantuan BNPB sebesar Rp15 juta per kepala keluarga, ditambah Rp3 juta dari Kementerian Sosial dan Rp5 juta untuk pemulihan ekonomi.

Untuk rumah rusak sedang, kompensasi BNPB disiapkan sebesar Rp30 juta per kepala keluarga. Sementara untuk rumah rusak berat, kompensasi BNPB mencapai Rp70 juta per kepala keluarga, ditambah bantuan isi rumah dan pemulihan ekonomi.

Proses pendataan harus dilakukan secara cermat dan by name by address, sehingga bantuan pemerintah dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar terdampak. Pemerintah Provinsi NTT selanjutnya akan terus memperbarui data dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk mempercepat penyaluran bantuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....