Bupati Umbu Lili Pimpin Detik-Detik Proklamasi RI ke-81
- 18 Agt 2026 07:58 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Sumba - Di bawah langit cerah yang melambangkan harapan bangsa, Lapangan Pahlawan Waingapu bergetar dalam keheningan khidmat saat detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tiba. Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, ST., MT., berdiri tegak selaku Inspektur Upacara, memimpin ribuan peserta dalam momen sakral yang bukan sekadar perayaan sejarah, melainkan pengingat hidup akan amanah yang diemban seluruh anak bangsa.
Suara lantang lagu kebangsaan bergema menyatukan hati Forkopimda, Sekretaris Daerah, para pimpinan OPD, TNI-Polri, ASN, pelajar, hingga tokoh masyarakat yang hadir. Kibaran bendera Merah Putih yang naik perlahan bukan hanya warna negara, melainkan cerminan semangat persatuan yang tetap menyala di tanah Sumba, di tengah keberagaman budaya dan keyakinan yang menjadi kekuatan utama bangsa.
Dalam pidatonya, Bupati Umbu Lili Pekuwali menegaskan bahwa usia ke-81 tahun kemerdekaan bukanlah angka yang diam, melainkan panggung untuk bekerja nyata. "Kemerdekaan bukan hanya sebuah peristiwa sejarah yang kita peringati setiap tahun, tetapi merupakan amanah yang harus kita isi dengan kerja keras, pengabdian dan semangat gotong royong," ujarnya, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum ini sebagai dorongan untuk mempercepat pembangunan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Sumba Timur.
Namun di tengah sukacita peringatan kemerdekaan, suasana beralih penuh keprihatinan saat Bupati menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas bencana alam yang melanda wilayah Flores, NTT. Ia menegaskan bahwa semangat kemerdekaan sejati tak lepas dari nilai kemanusiaan dan solidaritas kepada sesama yang sedang berduka, sebagai wujud persaudaraan yang tak terpisahkan oleh jarak maupun pulau.
"Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Sumba Timur, kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas bencana alam yang terjadi di Flores. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, serta seluruh korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," ucap Bupati, seraya mengajak seluruh hadirin untuk sejenak mendoakan saudara-saudara kita yang sedang berduka.
Upacara peringatan detik-detik proklamasi ini pun berakhir dengan harapan yang lebih luas: bahwa kemerdekaan yang diraih dengan pengorbanan para pahlawan kini harus diisi bukan hanya dengan pembangunan fisik, melainkan juga dengan kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong yang tulus. Semoga semangat ke-81 tahun kemerdekaan ini membawa Sumba Timur dan seluruh Indonesia menuju masa depan yang berdaulat, adil, dan makmur bagi semua anak bangsa. (YL)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....