CIS Timor Dorong Strategi Terpadu Hadapi Kekeringan

  • 11 Agt 2026 13:47 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Yayasan CIS Timor melalui dukungan Program SIAP SIAGA mendorong penguatan koordinasi dalam menghadapi potensi kekeringan di Kabupaten Kupang. Persoalan kekeringan dinilai membutuhkan strategi terpadu karena dampaknya meluas ke berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Project Manager CIS Timor, Ridwan Pellokila, S.Sos., kepada RRI.CO.ID, Selasa 11 Agustus 2026, mengatakan kekeringan tidak semata-mata disebabkan keterbatasan air atau rendahnya curah hujan. Dampaknya juga dapat dirasakan pada sektor pendidikan, ketahanan pangan, kesehatan, hingga kondisi ekonomi keluarga.

“Kami berharap melalui rapat koordinasi ini dapat dirumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi potensi kekeringan di Kabupaten Kupang, Ia berharap setiap sektor memiliki peran yang jelas dan mampu bekerja secara terpadu.” ucap Ridwan.

Ridwan menyebut BMKG sebelumnya telah merilis potensi kekeringan di Kabupaten Kupang. Informasi tersebut menurutnya perlu segera ditindaklanjuti melalui koordinasi seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun strategi penanganan yang komprehensif.

Rapat koordinasi ini menjadi wadah untuk mempertemukan pemerintah daerah, lembaga kebencanaan, aparat keamanan, BMKG, PMI, serta LSM dan NGO mitra. Forum tersebut juga diharapkan dapat memperjelas kebutuhan sumber daya dan mekanisme penanganan apabila kekeringan semakin berdampak.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dan diskusi yang dipandu Ketua FPRB Kabupaten Kupang, Elfrid V. Saneh. CIS Timor berharap hasil pembahasan dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah menghadapi kekeringan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....