Kolaborasi BMKG dan Pemkot Perkuat Budaya Keselamatan Nelayan Pesisir Bersama

  • 05 Agt 2026 08:13 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Sinergi antara BMKG dan Pemerintah Kota Kupang terus diperkuat untuk membangun budaya keselamatan di kalangan nelayan pesisir. Salah satu langkah yang dilakukan ialah penyelenggaraan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Kelurahan Lasiana, Kota Kupang.

Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jefry E. Pelt, mengatakan pelatihan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bekal penting bagi nelayan dalam menentukan waktu yang aman untuk melaut. Menurutnya, pemerintah akan terus mendukung berbagai upaya yang meningkatkan keselamatan masyarakat pesisir.

"Yang kami harapkan, peserta benar-benar menyerap materi dan mengimplementasikannya saat bekerja sebagai nelayan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," kata Jefry.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Yandri Anderudson T. Tungga, mengatakan keberhasilan SLCN membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan komunitas nelayan. BMKG juga akan terus melakukan pendampingan agar materi yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan.

"Kami berharap nelayan mampu membaca informasi cuaca, mengambil keputusan yang tepat, serta menjadi penyebar informasi keselamatan bagi nelayan lainnya," ujar Yandri di Gereja Kahairoi, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, Selasa, 4 Agustus 2026.

Kolaborasi tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman terhadap informasi meteorologi, tetapi juga memperkuat koordinasi dalam penyebaran informasi cuaca resmi. Dengan kerja sama yang berkelanjutan, diharapkan angka kecelakaan laut dapat ditekan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat nelayan di Kota Kupang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....