Wabup Sumba Timur Ikuti Evaluasi Pengawasan Hewan Ternak Antar Pulau
- 30 Jul 2026 12:30 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Sumba – Komitmen menjaga tata kelola peternakan yang tertib dan berkelanjutan diperkuat. Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, S.Kom., M.AP., hadir memantau langsung Rapat Monitoring dan Evaluasi Satgas Pengendalian Hewan Ternak Antar Pulau yang digelar KSOP Kelas IV Waingapu, Kamis (30/7/2026). Pertemuan hibrida ini menjadi bukti keseriusan menyatukan kekuatan dalam mengawal potensi unggulan daerah dari celah pengawasan.
Forum strategis ini dihadiri lengkap oleh unsur Forkopimda, pimpinan OPD terkait, Balai Karantina, serta seluruh anggota Satgas yang bergerak di garis depan pengawasan. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban pergerakan hewan ternak bukan tanggung jawab tunggal, melainkan kepedulian kolektif demi stabilitas ekonomi masyarakat.
Fokus utama rapat ini adalah membedah efektivitas kinerja Satgas serta memperkokoh jaringan koordinasi antarinstansi. Seluruh capaian, hambatan di lapangan, dan strategi pembaruan dikaji secara mendalam untuk memastikan sistem pengawasan berjalan terintegrasi dan mampu menutup segala celah yang mungkin terjadi dalam alur pengeluaran ternak antar pulau.
Wakil Bupati menekankan bahwa sinergi adalah kunci emas untuk menjaga pergerakan ternak tetap aman, legal, dan sesuai regulasi yang berlaku. Pemerintah daerah menegaskan dukungan penuhnya terhadap upaya ini demi menjaga keberlanjutan sektor peternakan yang menjadi tulang punggung ekonomi dan kebanggaan masyarakat Sumba Timur.
Apresiasi tinggi disampaikan terhadap inisiatif KSOP dan ketangguhan seluruh elemen Satgas yang terus bekerja keras menjaga koordinasi di lapangan. Langkah kolaboratif ini dinilai vital untuk memberikan kepastian hukum, perlindungan usaha, serta menjamin manfaat ekonomi yang utuh kembali kepada petani dan pelaku lokal.
Melalui evaluasi yang transparan dan perencanaan strategis ini, diharapkan pengawasan ke depan semakin presisi dan kuat. Hal ini bertujuan agar aliran perdagangan hewan ternak berjalan sehat, menciptakan iklim usaha yang kondusif, serta membawa kesejahteraan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Sumba Timur. (YL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....