Wakil Bupati Thimo Ragga Gaungkan Komitmen Perlindungan Anak Sumba Barat

  • 29 Jul 2026 10:09 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Sumba – Suasana penuh sukacita dan harapan menyelimuti peringatan bersejarah Hari Anak Nasional ke-42 di Waikabubak, Selasa (28/7/2026). Wakil Bupati Sumba Barat, Thimo Ragga, berdiri di barisan terdepan memimpin momentum sakral ini, menegaskan bahwa anak-anak bukan sekadar penerus, melainkan investasi terbesar bangsa yang hak-haknya wajib dijunjung tinggi oleh seluruh elemen masyarakat.

Peringatan meriah ini dihadiri oleh jajaran perwakilan Forkopimda, Plh. Sekda, Ketua TP-PKK, para kepala dinas, camat, hingga perwakilan siswa dan Forum Anak Daerah. Kehadiran utuh ini menjadi bukti persatuan tekad untuk memelihara dan melindungi generasi muda yang jumlahnya mencapai 34,20 persen dari total penduduk Sumba Barat.

Dalam arahannya yang menyentuh hati, Wakil Bupati mengajak seluruh hadirin memaknai perayaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan pembaruan janji kasih. Ia menekankan bahwa kasih adalah hukum tertinggi yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata, iman, dan moral, guna menciptakan lingkungan yang aman bagi anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.

Keprihatinan mendalam diungkapkan terhadap ancaman nyata seperti kekerasan, perkawinan dini, dan perundungan yang masih mengintai. Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, serta subtema persahabatan tanpa diskriminasi, ia menggerakkan seluruh pihak untuk mendukung Gerakan BERLIAN demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang bebas dari luka kekerasan.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya membangun wilayah ramah anak melalui program unggulan SDM yang mencakup kesehatan, pendidikan, dan ruang kreativitas. Wakil Bupati juga memecah keraguan dengan semangat: anak-anak Sumba Barat adalah generasi cerdas dan berbakat yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional jika diberi kesempatan setara.

Suara lantang dari Forum Anak Daerah turut menggema menuntut penghentian perundungan dan persahabatan setara. Puncak acara ini mengukuhkan kesadaran kolektif bahwa masa depan Sumba Barat tidak akan terbangun tanpa fondasi perlindungan utuh, kasih sayang tulus, dan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk bersinar. (YL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....