Wakil Bupati Sumba Timur Pimpin Persiapan Karnaval & Lomba HUT ke-81 RI
- 28 Jul 2026 12:27 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba – Suasana penuh semangat menyelimuti Ruang Rapat Bupati Sumba Timur, Selasa, 28 Juli 2026. Wakil Bupati Yonathan Hani, S.Kom., M.AP, memimpin barisan persiapan menyambut puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, menegaskan bahwa pawai karnaval dan lomba bukan sekadar hiburan, melainkan panggung untuk membangkitkan kembali jiwa nasionalisme dan persaudaraan segenap anak bangsa di bumi Sumba Timur.
Langkah strategis ini digelar bersama Sekretaris Daerah, Umbu Ngadu Ndamu, SH., M.Si, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika serta seluruh pimpinan perangkat daerah terkait. Kehadiran penuh elemen birokrasi ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam merangkai rangkaian acara yang tertib, aman, dan berkesan mendalam bagi masyarakat.
Dalam arahannya yang menggetarkan, Wakil Bupati menekankan makna mendalam di balik perayaan kemerdekaan. Ia mengajak seluruh jajaran untuk memandang momen ini sebagai sarana menyatukan hati dan pikiran, memperkokoh rasa kebersamaan yang menjadi fondasi kuat pembangunan daerah, serta meninggalkan kesan meriah yang membanggakan bagi setiap warga.
Koordinasi yang matang menjadi kunci utama yang digaungkan dalam forum tersebut. Setiap perangkat daerah diminta untuk memikul tanggung jawab secara profesional dan saling mengisi kekuatan, mulai dari penyusunan teknis pawai, keamanan jalur, hingga kesiapan perlombaan yang akan menjadi tontonan dan tandingan semangat masyarakat.
Partisipasi aktif yang menyeluruh menjadi harapan besar pemerintah. Wakil Bupati berpesan agar setiap petugas menempatkan diri sebagai pelaku sejarah yang memuliakan kemerdekaan, sehingga gelaran karnaval dan lomba ini mampu menebar kebahagiaan sekaligus menanamkan rasa bangga yang tak tergoyahkan di dada warga Sumba Timur.
Sebagai penutup, komitmen bulat telah dicetak: peringatan tahun ini akan dijalankan secara optimal dan penuh khidmat. Bukan hanya sebagai penghormatan tulus bagi para pahlawan yang telah gugur, melainkan juga sebagai perekat tali silaturahmi dan semangat gotong royong yang senantiasa menjadi ciri khas masyarakat Sumba Timur. (YL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....