Bupati Kupang Ajak Gereja Perkuat Kolaborasi Bangun Masyarakat

  • 27 Jul 2026 15:13 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Bupati Kupang, Yosef Lede, mengajak gereja untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam membangun masyarakat yang sejahtera. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri ibadah Minggu yang dirangkaikan dengan pisah sambut pendeta dan serah terima Ketua Majelis Jemaat GMIT Via Dolorosa Alak di Desa Nitneo, Kecamatan Kupang Barat, Minggu, 26 Juli 2026.

Menurut Yosef Lede, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah. Dibutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan, agar program pembangunan dapat menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Pendeta Wenny Manu-Ndun yang telah menyelesaikan masa pelayanannya selama lima tahun di GMIT Via Dolorosa Alak. Ia menilai pelayanan yang dilakukan tidak hanya membawa dampak bagi kehidupan rohani jemaat, tetapi juga mendukung berbagai upaya pembangunan sosial di tengah masyarakat Desa Nitneo.

"Pemerintah Kabupaten Kupang juga menyambut baik kehadiran Pendeta Ester Simanjuntak – Riwu untuk menggantikan Pendeta Wenny Manu – Ndun di sini, dengan harapan Pendeta Ester Simanjutak – Riwu bisa membangun relasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Kupang, agar kita bisa bekerja bersama membuat masyarakat Nitneo menjadi lebih baik lagi," katanya.

Kepada Pendeta Ester Simanjuntak-Riwu yang resmi melanjutkan pelayanan sebagai Ketua Majelis Jemaat GMIT Via Dolorosa Alak, Yosef berharap dapat membangun hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah sehingga kolaborasi yang telah terjalin dapat semakin diperkuat. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang akan terus membuka ruang dialog, koordinasi, dan sinergi dengan gereja maupun lembaga keagamaan lainnya.

Menurutnya, penyelarasan program pelayanan dan pembangunan akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sementara itu, Ketua Majelis Klasis Kupang Barat, Pendeta Doddy Octavianus, mengatakan pelayanan gereja selalu bertumpu pada nilai kasih dan pengorbanan.

Karena itu, ia mengapresiasi pengabdian Pendeta Wenny Manu-Ndun dan berharap Pendeta Ester Simanjuntak-Riwu dapat melanjutkan semangat pelayanan tersebut demi pertumbuhan iman dan kesejahteraan jemaat. Acara pisah sambut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Kupang, anggota DPRD Kabupaten Kupang, para pendeta se-Klasis Kupang Barat, pimpinan perangkat daerah, Camat Kupang Barat, serta para kepala desa dan lurah dari Kecamatan Kupang Barat dan Kecamatan Alak.

Momentum tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen bersama antara pemerintah dan gereja untuk terus bergandengan tangan membangun masyarakat Kabupaten Kupang yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....