Bupati Yohanis: WTP Kelima Bukan Akhir, APBD Harus Sejahterakan Rakyat Sumba Barat
- 26 Jul 2026 17:34 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Sumba – Di tengah pencapaian gemilang tata kelola keuangan daerah, Bupati Sumba Barat Yohanis Dade,SH., mengingatkan seluruh elemen pemerintahan bahwa angka dan opini audit bukanlah tujuan utama pembangunan. Setiap rupiah yang dialokasikan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah wajib terasa manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, bukan sekadar menjadi dokumen pertanggungjawaban semata.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati dalam Rapat Paripurna XXIX DPRD Kabupaten Sumba Barat yang digelar Rabu, 22 Juli 2026. Rapat tersebut membahas tiga agenda krusial: penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, penandatanganan berita acara persetujuan bersama, serta penyampaian tanggapan resmi pihak eksekutif.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPRD atas diskusi yang berlangsung kritis namun konstruktif. Menurutnya, seluruh proses pembahasan yang berlangsung mencerminkan demokrasi daerah yang sehat, di mana setiap pihak bersatu memastikan dana rakyat dikelola secara efektif, efisien, transparan, dan penuh tanggung jawab.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat sendiri baru saja mencatatkan sejarah dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI untuk kelima kalinya berturut-turut. Prestasi ini menjadi bukti nyata sinergi dan kerja keras seluruh jajaran dalam menjaga integritas pengelolaan keuangan negara selama tahun anggaran berjalan.
Meski demikian, Bupati menegaskan capaian tersebut hanyalah batu loncatan, bukan garis akhir perjalanan pembangunan. Kekurangan yang masih ditemukan dalam pelaksanaan program tahun lalu harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik, memperkuat sistem pengendalian intern, serta memastikan anggaran menyentuh langsung kebutuhan masyarakat yang paling mendasar.
Rapat ini pun menjadi penegas komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif ke depannya. Seluruh kebijakan dan alokasi anggaran ke depan akan semakin berorientasi pada hasil yang nyata, adil, dan merata, guna mempercepat laju pembangunan serta meningkatkan taraf kesejahteraan seluruh warga Kabupaten Sumba Barat. (YL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....