Panen Jagung di Sumba Barat Daya, Gubernur Melki: Petani Profesi Mulia

  • 06 Jul 2026 22:36 WIB
  •  Kupang

RRI.CO ID, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, memanen jagung varietas Lamuru di Kampung Ikit, Desa Hameli Ate, Kodi Utara, Sumba Barat Daya, Jumat 3 Juli 2026. Panen itu bagian dari dorongan swasembada pangan dan Asta Cita Presiden.

"Saya selalu senang datang ke tengah petani dan lihat hasil melimpah. Bayangkan kalau tidak ada petani, kita mau makan jagung dari mana? Petani profesi sangat mulia. Karena itu, berbanggalah jadi petani," kata Gubernur.

Jagung Lamuru dipilih karena unggul di lahan kering: produktivitas tinggi, tahan kering, genjah, biji berkualitas. Cocok untuk iklim NTT.

Data Dinas Pertanian: Sumba Barat Daya sentra jagung terbesar NTT. Musim Tanam I-II 2025/2026 luas tanam 36.393 hektare. Kodi Utara sendiri 8.260 hektare.

"Tadi saya dapat laporan 36 ribu hektare lahan jagung di SBD, lebih 8 ribu hektare di wilayah ini. Luar biasa. Produktivitas baik ini harus dijaga dan ditingkatkan," ujarnya.

Di hadapan petani, Gubernur dengar langsung keluhan: pupuk subsidi terbatas, butuh benih unggul, minim mesin pengering dan perontok jagung. Ia langsung minta OPD tindak lanjuti.

Untuk pupuk, Pemprov akan koordinasi ke Kementan, Komisi IV DPR RI, PT Pupuk Indonesia agar kuota ditambah. "Produksi tak mungkin naik kalau kebutuhan dasar petani belum terpenuhi," tuturnya.

Melki dorong penguatan sarana pascapanen agar kualitas jagung terjaga saat musim hujan. Ia juga berharap dapur Makan Bergizi Gratis jadi pasar baru hasil petani lokal.

"Kita ingin bahan pangan MBG dipenuhi dari hasil pertanian lokal. Manfaat ekonominya langsung dirasakan petani SBD," ucapnya.

Ketua Kelompok Tani Paghili Mere Agustinus Wokur Kaka berharap bantuan pupuk, benih, alat pascapanen. Wakil Bupati Dominikus Alpawan Rangga Kaka menyebut filosofi petani SBD: "Tanam jagung panen sarjana". Banyak anak petani jadi dokter, guru, nakes karena kerja keras orang tua. "Karena itu petani pantas dapat perhatian lebih besar," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....