BPBD Kupang Gandeng Driver Online Jadi First Responder lewat Program TOP Ranger
- 30 Jun 2026 15:17 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang : Di tengah lonjakan tajam kejadian bencana dan keterbatasan personel, Kota Kupang mengambil langkah strategis dengan menggandeng pengemudi transportasi online sebagai bagian dari sistem respons darurat.
Inisiatif ini diwujudkan melalui program TOP Ranger (Transportasi Online Peduli Relawan Bencana)—sebuah model kolaborasi public-private partnership (PPP) dalam penanggulangan bencana.
Sebagai bagian upaya penguatan implementasi program, Kamis 25 Juni 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang berkolaborasi dengan Program SIAP SIAGA NTT menggelar Workshop Lanjutan Penyusunan Modul TOP Ranger untuk memfinalisasi dan mengesahkan Modul Bimbingan Teknis TOP Ranger sebagai standar pelatihan relawan pengemudi online.
Workshop ini diikuti oleh tim penyusun modul, BPBD Kota Kupang, perwakilan pengemudi online dan perwakilan Program SIAP SIAGA NTT. Para peserta secara intensif menelaah, menyempurnakan, dan memverifikasi materi yang akan menjadi dasar pelatihan sebelum diterapkan melalui bimbingan teknis dan simulasi lapangan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S. STP., MSi. menyatakan kebanggaannya akan partisipasi berbagai pihak dalam proses pembuatan modul-modul ini.
“Saya bersyukur karena akhirnya kita sampai pada tahap penyusunan modul ini. Ini bukan produk BPBD semata melainkan produk pemerintah Kota Kupang. Saya berharap bapak ibu ada pada kebanggaan yang sama seperti kebanggaan saya bahwa bapak ibu mempunyai andil dalam pembentukan produk ini,” kata Ernest.
“Awalnya saya hanya berharap Top Rangers ini menjadi mata dan telinga kita, artinya menjadi pelapor saja dari setiap peristiwa bencana. Namun ternyata sudah berkembang menjadi tangan dan kaki kita juga, artinya melakukan pertolongan pertama, membantu distribusi logustik dan melakukan evakuasi. Sangat luar biasa jika itu bisa tercapai,” kata Ernest.
Sejak awal pembentukkan Top Rangers, telah diidentifikasi empat peran para pengemudi online yang akan diperkuat yaitu membantu evakuasi, penyampaian informasi darurat, distribusi logistik dan pendampingan masyarakat terdampak.
Namun dalam diskusi hari diberikan perhatian secara khusus pada dua modul yaitu fungsi penyampaian informasi kedaruratan dan evakuasi. Sedangkan menyangkut distribusi logistik dan pendampingan masyarakat terdampak karena mempunyai tingkat kerumitan dan mengandaikan koordinasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah maka akan dilakukan dalam tahap berikutnya.
Urgensi program ini sangat nyata. Kota Kupang menghadapi berbagai ancaman bencana hidrometeorologi—mulai dari banjir, angin kencang, tanah longsor, hingga siklon tropis dan kekeringan. Data BPBD Kota Kupang menunjukkan, sepanjang tahun 2021-2025 terjadi 620 bencana di Kota Kupang. Dan di tahun 2024 terjadi 177 kejadian bencana, dan di tahun 2025 terjadi 77 bencana di Kota ini.
Area Manager SIAP SIAGA NTT, Silvia Fanggidae, memberi apresiasi kepada proses penyusunan modul ini yang menurutnya partisipatif dan inklusif karena tidak saja melibatkan para pengemudi online tetapi juga melibatkan pengemudi perempuan.
“Dengan kehadiran para pengemudi online, mereka bisa langsung memberi input bagi modul-modul ini, jadi mereka bukan hanya menerima dan melaksanakan tetapi bisa memberikan sumbangan pikiran,” kata Silvi.
“Proses ini adalah untuk memastikan bahwa prosedur-prosedur menjadi Top Ranger itu aplikatif untuk para driver sebagai aktor utama. Di sisi lain juga memastikan bahwa apa yang dilakukan sejalan regulasi dan aturan yang ada. Ini sebuah proses yang partisipatif yang memastikan bahwa inovasi itu aplikabel dan tetap pada jalur regulasi dan etika yang harus dipenuhi.”
Finalisasi modul ini diharapkan menghasilkan dokumen yang komprehensif, terstandar, dan siap diterapkan dalam pelatihan dan simulasi. Selain itu, para peserta juga menyusun rencana tindak lanjut untuk memastikan penguatan kapasitas relawan TOP Ranger berjalan secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....