Bupati Sumba Barat Tekankan Disiplin dan Perkuat Sektor Pertanian di Tana Righu
- 25 Jun 2026 08:03 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Suasana diskusi terbuka dan penuh arahan strategis menyelimuti pertemuan antara Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, SH bersama jajaran pimpinan OPD, Camat, dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Tana Righu. Kunjungan kerja ini menjadi momen penting untuk meninjau langsung capaian pembangunan sekaligus merumuskan langkah nyata menghadapi tantangan dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki wilayah tersebut.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026, diawali dengan laporan rinci dari Camat Tana Righu David Umbu Pati, S.Sos. Ia menyampaikan bahwa berbagai program berjalan baik, mulai dari penyelesaian ruas jalan, perluasan jaringan listrik, hingga pengelolaan keuangan desa.
Di sisi lain, sektor pertanian juga terus berkembang didukung dua balai penyuluh dan 165 kelompok tani, serta angka stunting yang mulai menunjukkan tren penurunan. Menanggapi laporan tersebut, Bupati Yohanis Dade menegaskan tantangan utama yang dihadapi pemerintah daerah saat ini, yaitu efisiensi anggaran yang akan diawasi ketat hingga tahun 2027.
Kondisi ini menuntut seluruh jajaran aparatur, baik ASN, tenaga kontrak, maupun perangkat desa, untuk bekerja lebih disiplin, jujur, dan kreatif. Ia menegaskan tindakan tegas akan terus diterapkan bagi siapa saja yang lalai menjalankan tugas.
Dalam pengembangan ekonomi, Bupati menempatkan sektor pertanian sebagai prioritas utama, mengingat Tana Righu memiliki potensi sangat besar untuk dikembangkan menjadi sentra produksi jagung. Sebagai bentuk keteladanan, Bupati menyatakan akan membuka lahan sendiri untuk ditanami jagung, sekaligus meminta kepala desa dan penyuluh pertanian lebih aktif menggerakkan serta mendampingi masyarakat agar hasil panen meningkat maksimal.
Bupati juga menyentuh aspek sosial dan pelayanan dasar. Di bidang pendidikan, ia mengimbau orang tua untuk lebih mengawasi anak agar fokus belajar dan tidak terganggu kegiatan lain.
Sementara untuk penurunan angka stunting, ia mengapresiasi upaya yang telah dilakukan serta mengingatkan agar bantuan sosial dimanfaatkan secara tepat guna memenuhi kebutuhan gizi dan kesejahteraan keluarga.
Dalam sesi tanya jawab, sejumlah kendala lapangan disampaikan, mulai dari ketersediaan air bersih, jaringan komunikasi, kekurangan tenaga medis, hingga kerusakan jalan.
Bupati segera merespons dengan menginstruksikan dinas terkait melakukan pengecekan dan penyelesaian. Selain itu, pengawasan ketat juga diarahkan pada bantuan perumahan, penanganan penyakit hewan, dan karantina ternak demi menjaga keamanan dan kesehatan warga.
Menutup kunjungan, Bupati mengingatkan seluruh pemimpin di tingkat desa dan kecamatan untuk menjaga keamanan lingkungan, menghindari penyalahgunaan wewenang, dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Dengan dasar disiplin yang kuat dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal, diharapkan Tana Righu dapat terus berkembang dan menjadi contoh pembangunan yang berkelanjutan bagi wilayah lain di Sumba Barat. (YL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....