Bupati Kupang Serahkan BLT Dana Desa kepada 22 KPM di Desa Kalali
- 23 Jun 2026 14:57 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang – Bupati Kupang, Yosef Lede, menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I Tahun 2026 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Kalali, Kecamatan Fatuleu Barat, Senin 15 Juni 2026. Penyerahan bantuan dilakukan dalam rangkaian kegiatan Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2026 yang dipusatkan di Kantor Camat Fatuleu Barat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang untuk memastikan program perlindungan sosial dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Pada tahap pertama tahun 2026, sebanyak 22 Keluarga Penerima Manfaat di Desa Kalali menerima bantuan untuk periode Januari hingga Juni 2026.
Setiap keluarga memperoleh bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan yang disalurkan sekaligus selama enam bulan, sehingga total bantuan yang diterima masing-masing KPM mencapai Rp1,8 juta. Dengan jumlah penerima sebanyak 22 keluarga, total anggaran BLT Dana Desa yang disalurkan kepada masyarakat Desa Kalali mencapai Rp39,6 juta.
Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga sekaligus menjaga daya beli warga di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dihadapi masyarakat pedesaan. Kepala Desa Kalali, Samuel Ale, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kupang, khususnya kepada Bupati Kupang yang telah menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat desa yang masih membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Samuel mengingatkan agar dana yang diterima dapat dimanfaatkan secara bijak dan digunakan untuk kebutuhan yang benar-benar penting bagi keluarga.
“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian pemerintah. Saya berpesan kepada para penerima agar memanfaatkan dana ini dengan bijak, prioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan pokok pangan dan kesehatan keluarga. Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak produktif,” ucap Samuel Ale, kepada RRI.CO.ID, Senin 15 Juni 2026.
Ia menjelaskan bahwa BLT Dana Desa merupakan salah satu program yang bertujuan membantu masyarakat rentan dan keluarga kurang mampu agar tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar, terutama pangan dan kesehatan. Menurut Samuel, penggunaan bantuan yang tepat sasaran akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan keluarga penerima sekaligus membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Penyaluran BLT-DD tahun ini juga bertepatan dengan pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM), sebuah momentum yang mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat saling membantu. Samuel menilai bantuan yang diberikan pemerintah tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mencerminkan kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Melalui semangat Bulan Bakti Gotong Royong, mari kita saling peduli satu sama lain. Pemerintah terus berkomitmen melakukan pengawasan agar bantuan Dana Desa ini benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan secara transparan dan akuntabel,” ucapnya.
Pemerintah Desa Kalali bersama pemerintah daerah juga berkomitmen memastikan seluruh proses penyaluran bantuan berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran. Pengawasan dilakukan agar bantuan yang bersumber dari Dana Desa benar-benar diterima oleh keluarga yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kupang berharap penyaluran BLT-DD dapat menjadi stimulus bagi perekonomian masyarakat desa. Selain membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi lokal melalui peningkatan daya beli masyarakat.
Momentum penyaluran bantuan yang bertepatan dengan pencanangan BBGRM juga diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat yang nyata bagi warga. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....