DPRD Kabupaten Kupang Dorong Penguatan Imunisasi hingga Pelosok Desa

  • 23 Jun 2026 15:09 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang – Upaya meningkatkan cakupan imunisasi anak di Kabupaten Kupang terus menjadi perhatian berbagai pihak. Selain sebagai program kesehatan, imunisasi dinilai merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, legislatif, serta masyarakat dinilai sangat penting untuk memastikan setiap anak memperoleh hak perlindungan kesehatan yang optimal. Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan penguatan program imunisasi yang berlangsung di Hotel Timor Kupang, Kamis 18 Juni 2026.

Kegiatan tersebut mempertemukan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, mitra pembangunan, organisasi masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna menyamakan persepsi dan memperkuat langkah bersama dalam meningkatkan cakupan imunisasi di Kabupaten Kupang. Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Habel Nixson Mbate, menegaskan bahwa imunisasi merupakan salah satu langkah paling efektif dalam mencegah berbagai penyakit menular yang berpotensi mengancam kesehatan anak-anak.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas harus dimulai dari memastikan anak-anak tumbuh dalam kondisi sehat sejak usia dini. Ia mengatakan, upaya pencegahan selalu lebih baik dibandingkan harus menghadapi wabah penyakit atau peningkatan kasus yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

"Imunisasi merupakan benteng awal dalam membangun kekebalan tubuh generasi muda. Pencegahan tentu lebih baik daripada menunggu munculnya wabah penyakit," ucap Habel Nixson Mbate, saat di temui RRI.CO.ID, Kamis 18 Juni 2026.

Menurut Habel, anak-anak yang memperoleh imunisasi lengkap akan memiliki perlindungan lebih baik terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui vaksinasi. Selain melindungi individu, imunisasi juga berkontribusi dalam menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity yang penting untuk menjaga kesehatan masyarakat secara luas.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan program imunisasi tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga dan masyarakat. Orang tua memiliki peran penting dalam memastikan anak memperoleh imunisasi sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Selain menyoroti pentingnya imunisasi, Habel juga mengingatkan perlunya perhatian terhadap ketersediaan vaksin di seluruh wilayah Kabupaten Kupang. Menurutnya, tantangan geografis masih menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan, terutama di daerah-daerah yang memiliki akses transportasi terbatas.

Beberapa wilayah di Kabupaten Kupang, kata dia, masih menghadapi kesulitan distribusi logistik kesehatan ketika musim penghujan tiba. Kondisi jalan yang sulit dilalui dapat menghambat distribusi vaksin maupun pelayanan kesehatan lainnya.

"Jangan sampai ada anak yang kehilangan kesempatan mendapatkan imunisasi hanya karena kendala distribusi atau akses pelayanan. Semua anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh perlindungan kesehatan," ucapnya.

Lebih lanjut, Habel menilai bahwa edukasi kepada masyarakat juga harus terus diperkuat. Masih terdapat sebagian masyarakat yang belum memahami sepenuhnya manfaat imunisasi sehingga diperlukan sosialisasi yang berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai mitra pembangunan yang selama ini turut mendukung program kesehatan di Kabupaten Kupang. Dukungan tersebut dinilai membantu pemerintah dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, termasuk program imunisasi bagi anak-anak.

Ia berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat untuk mencapai target imunisasi yang telah ditetapkan. Menurutnya, keberhasilan program imunisasi tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat saat ini, tetapi juga menentukan kualitas generasi penerus Kabupaten Kupang di masa depan.

Dengan cakupan imunisasi yang semakin baik dan merata hingga ke pelosok desa, Kabupaten Kupang diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan produktif. Generasi inilah yang nantinya akan menjadi modal utama dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....