Bupati Kupang Ajak Gereja dan Pemerintah Perkuat Sinergi Bangun Masyarakat
- 22 Jun 2026 17:50 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang – Upaya membangun daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Kupang Yosef Lede saat menghadiri ibadah bersama Jemaat Maranatha Kaijo'o di Desa Soba, Kecamatan Amarasi Barat, Minggu 14 Juni 2026.
Menurut Yosef Lede, gereja memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Gereja tidak hanya menjadi tempat umat menjalankan ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari kekuatan sosial yang ikut menjaga persatuan, membangun karakter masyarakat, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah.
Bupati mengajak gereja dan pemerintah untuk terus memperkuat kerja sama dalam membangun masyarakat yang harmonis, sejahtera, serta memiliki nilai-nilai kebersamaan dan keimanan yang kuat. Kehadiran pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada di tengah masyarakat, dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak termasuk lembaga keagamaan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga.
Dalam sambutannya, Yosef Lede menyampaikan rasa syukur karena masih diberikan kesempatan untuk dapat beribadah bersama Jemaat Maranatha Kaijo'o. Ia mengaku memiliki hubungan emosional dengan jemaat tersebut yang telah terbangun sejak dirinya masih menjabat sebagai anggota DPRD hingga kini dipercaya menjadi Bupati Kupang.
"Kalau tidak ada cinta, saya tidak mungkin datang. Kedatangan saya di tempat ini karena ada kasih dan kepedulian terhadap jemaat serta pergumulan yang sedang dihadapi," ucap Yosef Lede, saat di temui RRI.CO.ID, Minggu 14 Juni 2026.
Ia menjelaskan bahwa hubungan antara pemerintah dan gereja harus terus dijaga karena keduanya memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan kehidupan masyarakat yang lebih baik. Pemerintah memiliki tanggung jawab dalam pembangunan, sementara gereja memiliki peran dalam memperkuat nilai moral, spiritual, dan persaudaraan di tengah masyarakat.
Bupati juga menyoroti berbagai tantangan kehidupan saat ini yang membutuhkan kekuatan bersama. Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tugas aparat, tetapi juga membutuhkan dukungan doa serta peran aktif masyarakat.
"Dunia yang penuh dengan tantangan ini tidak cukup hanya dijaga oleh tentara dan polisi. Doa orang-orang beriman juga sangat menentukan. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan gereja menjadi sesuatu yang sangat penting," ucapnya.
Lebih lanjut, Yosef Lede menyampaikan bahwa jemaat dan masyarakat pada dasarnya merupakan satu kesatuan. Ketika berada dalam persekutuan ibadah, mereka disebut sebagai jemaat, namun dalam kehidupan sosial mereka tetap menjadi masyarakat yang memiliki peran dalam pembangunan daerah.
Selain berbicara mengenai peran gereja, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang untuk terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak agar pembangunan dapat berjalan secara bersama dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Yosef Lede juga memberikan perhatian terhadap pembangunan rumah ibadah Jemaat Maranatha Kaijo'o. Ia menilai pembangunan gereja tidak hanya dilihat dari sisi fisik, tetapi yang paling utama adalah kekuatan kebersamaan dan persekutuan jemaat.
"Membangun gedung gereja itu penting, tetapi yang paling utama adalah membangun persekutuan. Kalau persekutuannya kuat, maka pembangunan rumah Tuhan pasti bisa diselesaikan," ujarnya.
Ia mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang ada. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perikanan Yaret Tamoes, Inspektur Inspektorat Daerah Jopy Nau, Kepala Dinas Kesehatan Desemiyeti Ngatriani, Kepala RSKK Delsi Panie, Kepala Bagian Prokopim Benidiktus Selan, Camat Amarasi Barat Desy Tupa, serta para kepala desa se-Kecamatan Amarasi Barat. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....