UNICEF dan Mitra Fokus Tingkatkan Sanitasi di 20 Sekolah Kabupaten Kupang
- 12 Jun 2026 16:59 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang – Upaya meningkatkan akses air bersih dan sanitasi di lingkungan sekolah terus diperkuat di Kabupaten Kupang. Melalui kolaborasi antara UNICEF, Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI), Pemerintah Kabupaten Kupang, dan Kakao Bank, sejumlah langkah strategis disiapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, inklusif, dan tangguh terhadap perubahan iklim.
Program Manager YKMI, Tatang Husaini, mengatakan kegiatan lokakarya hasil penilaian air, sanitasi, dan kebersihan di sekolah merupakan bagian dari program yang didukung UNICEF untuk meningkatkan kualitas sarana air bersih dan sanitasi pada jenjang SD dan SMP di Kabupaten Kupang. Selain memaparkan hasil asesmen yang telah dilakukan di sejumlah sekolah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bersama untuk menyusun rencana tindak lanjut berdasarkan kondisi yang ditemukan di lapangan.
Menurut Tatang, program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembangunan atau rehabilitasi sarana fisik, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sekolah dalam mengelola fasilitas yang tersedia. Guru, peserta didik, hingga masyarakat sekitar sekolah didorong untuk terlibat aktif dalam menjaga keberlanjutan sarana air bersih dan sanitasi serta membangun budaya hidup bersih dan sehat.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan UNICEF NTT, Yudistira Yewango, kepada RRI.CO.ID, Rabu 10 Juni 2026, menegaskan bahwa akses terhadap air bersih dan sanitasi merupakan hak dasar setiap anak yang harus dipenuhi. Hasil asesmen yang dilakukan menunjukkan masih adanya tantangan serius, mulai dari keterbatasan akses air bersih, fasilitas sanitasi yang belum ramah bagi penyandang disabilitas, hingga kebutuhan sarana pendukung kesehatan dan kebersihan bagi remaja putri.
"Akses terhadap air bersih dan sanitasi merupakan hak dasar setiap anak yang harus dipenuhi. Karena itu, kami bersama para mitra akan mendukung peningkatan layanan WASH pada 20 sekolah prioritas melalui pendekatan yang inklusif, responsif gender, dan tangguh terhadap perubahan iklim," ucap Kepala Kantor Perwakilan UNICEF NTT, Yudistira.
UNICEF bersama para mitra akan memfokuskan dukungan pada 20 sekolah prioritas yang dipilih berdasarkan hasil asesmen lapangan. Program tersebut mengedepankan tiga pilar utama, yaitu inklusivitas dan responsif gender, ketangguhan terhadap perubahan iklim, serta penguatan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
Pendekatan tersebut dinilai penting mengingat Kabupaten Kupang masih menghadapi tantangan perubahan iklim yang berdampak pada ketersediaan air bersih. Karena itu, fasilitas yang dibangun tidak hanya harus memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga mampu bertahan dan berfungsi dalam jangka panjang.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kupang, UNICEF, YKMI, Kakao Bank, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, diharapkan sekolah-sekolah di Kabupaten Kupang dapat berkembang menjadi lingkungan belajar yang sehat, aman, dan inklusif. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....