Aroma Sampah Ganggu Pedagang dan Pengunjung Kawasan Oesapa
- 21 Mei 2026 17:22 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Tumpukan sampah di kawasan Pantai Warna Oesapa, Kota Kupang kembali dikeluhkan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan warga dan pengunjung yang melintas di sekitar lokasi.
Pedagang salome yang akrab disapa Petruk mengaku aroma sampah sering membuat pembeli merasa tidak nyaman. Tumpukan sampah berada tepat di seberang lokasi dagangannya dan kerap berhamburan ke jalan.
“Kami sangat terganggu dengan aroma sampah ini. Pembeli juga sering mengeluh karena baunya menyengat,” kata Petruk saat ditemui di Pantai Warna Oesapa Selasa, 20 Maret 2026.
Menurut Petruk, sampah yang menumpuk bukan berasal dari warga sekitar Oesapa. Ia menyebut sebagian besar sampah dibuang oleh masyarakat dari luar wilayah tersebut.
Meski Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan sempat melakukan pengangkutan, kondisi bak sampah kembali cepat penuh. Hal itu membuat kawasan sekitar terlihat kumuh dan kurang nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Keluhan serupa juga datang dari pengelola kawasan Gua Monyet yang menilai keterlambatan armada pengangkut sampah menjadi persoalan utama. Akibatnya, masyarakat terkadang memilih membakar sampah sendiri agar tidak semakin menumpuk.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah serius dalam menangani persoalan sampah di Kota Kupang. Mereka ingin pengangkutan dilakukan rutin agar kawasan wisata dan permukiman tetap bersih serta sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....