Kendaraan Pengangkut Sampah Jadi Keluhan Warga Alak Kota
- 21 Mei 2026 17:21 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Penumpukan sampah masih terlihat di kawasan Wisata Gua Monyet dan Pantai Warna Kota Kupang. Aroma tak sedap mulai mengganggu aktivitas masyarakat dan pengunjung yang melintas di kawasan tersebut.
Pengelola Gua Monyet, Yakas Kai, mengatakan persoalan utama bukan pada bak sampah melainkan keterlambatan kendaraan pengangkut sampah. Menurutnya, sampah sering dibiarkan penuh berhari-hari hingga masyarakat memilih membakarnya sendiri.
“Kalau bak sampah sudah penuh, seharusnya mobil pengangkut datang angkat. Tapi kami malah bakar sendiri karena terlalu lama menunggu,” ujar Yakas Kai, di tempat wisata Goa Monyet, Selasa, 20 Mei 2026. Ia menilai kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan menjaga kebersihan lingkungan wisata.
Yakas menjelaskan kawasan Gua Monyet kini dikelola secara pribadi oleh keluarga setelah kerja sama dengan pemerintah berakhir. Karena itu, pengelolaan kebersihan dilakukan secara mandiri dengan kemampuan yang terbatas.
Ia juga mengaku tidak pernah melihat adanya jadwal rutin pengangkutan sampah di wilayah Alak. “Tidak ada jadwal tertentu, khusus wilayah sini memang jarang ada pengangkutan,” katanya.
Selain di kawasan wisata, tumpukan sampah juga terlihat di sekitar jalan menuju Pantai Warna. Sampah yang berserakan bahkan meluber hingga ke badan jalan dan mengganggu pemandangan kota.
Warga berharap pemerintah segera menambah armada pengangkut sampah agar masalah tersebut tidak terus berulang. Mereka juga meminta adanya jadwal pengangkutan yang jelas supaya lingkungan tetap bersih dan nyaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....