Latsar CPNS, Gerbang Awal Pembentukan Karakter ASN

  • 19 Mei 2026 13:23 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pelatihan dasar CPNS merupakan gerbang awal pembentukan karakter aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, adaptif, serta mampu menjawab tantangan zaman.

“Latsar menjadi tonggak awal transformasi saudara-saudari sekalian dari seorang calon menjadi aparatur sipil negara yang sejati. ASN masa kini harus mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ucap Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2026, Senin 18 Mei 2026.

Gubernur Melki Laka Lena juga menekankan pentingnya ASN memahami dan menjalankan tiga fungsi utama. Sebagai pelaksana kebijakan publik yang patuh terhadap regulasi, pelayan masyarakat yang mengedepankan kepuasan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa.

Menurutnya, paradigma kerja ASN harus berubah dari pola kerja konvensional menuju sistem kerja berbasis kinerja, disiplin, profesionalisme, inovasi, dan adaptasi terhadap perkembangan digital. “Sudah tidak ada lagi pola kerja sekadar datang, absen, pulang," katanya.

"ASN ke depan harus bekerja seperti sektor profesional: berbasis hasil, disiplin, dan inovatif. Mereka yang mampu menghadirkan gagasan baru akan menjadi motor perubahan,” ujarnya.

Gubernur juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi agen perubahan di unit kerja masing-masing, terus meningkatkan kapasitas diri, serta memiliki semangat willingness to change dalam menghadapi dinamika pembangunan daerah. Sementara itu, Plt. Kepala BPSDMD Provinsi NTT, Flavianus Dua, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan dasar CPNS tahun 2026 bertujuan membentuk ASN profesional yang memenuhi standar kompetensi jabatan sebagai pelayan masyarakat.

Flavianus menjelaskan bahwa, pelatihan dilaksanakan selama 65 hari kerja dengan total setara 599 jam pembelajaran, meliputi pembelajaran mandiri, distance learning, aktualisasi di tempat kerja, dan pembelajaran klasikal. Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah CPNS yang telah mengikuti Latsar pada tahun 2026 sebanyak 1.720 peserta, sementara 4.066 CPNS lainnya masih akan mengikuti pelatihan pada gelombang berikutnya.

Khusus untuk lingkup Pemerintah Provinsi NTT, yang sudah mengikuti latsar sebanyak 80 orang, yang sedang dan akan disertakan di gelombang-gelombang ke depan sejumlah 1.229 orang. Kegiatan ini mencakup Gelombang V (Klasikal) dan Gelombang X (Distance Learning) yang diikuti peserta dari lingkup Pemerintah Provinsi NTT serta sejumlah pemerintah kabupaten.

Meliputi Kabupaten Ende, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Belu, Kupang, Rote Ndao, Alor, Sabu Raijua, Timor Tengah Selatan, Malaka, Manggarai, dan Manggarai Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....