Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang Buka Lomba HARDIKNAS 2026

  • 01 Mei 2026 15:26 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Mewakili Bupati Kupang, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang, Marthen Rahakbauw, secara resmi membuka kegiatan perlombaan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SMP Negeri 1 Kupang Tengah, Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Rabu 29 April 2026.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan berbagai cabang perlombaan, tetapi juga dirangkaikan dengan kampanye dan sosialisasi pencegahan kekerasan, perundungan, serta penguatan program sekolah sehat bagi jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Kupang. Dalam sambutannya, Marthen Rahakbauw menegaskan bahwa momentum Hardiknas harus dimanfaatkan untuk menggali dan mengembangkan potensi peserta didik.

Berbagai lomba seperti cerdas cermat, pidato Bahasa Inggris, dan storytelling dinilai menjadi sarana efektif untuk mengasah kemampuan siswa. “Bakat-bakat terpendam anak-anak perlu terus didorong agar mampu berkembang dan bersaing hingga ke tingkat yang lebih tinggi,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang, Marthen Rahakbauw, kepada RRI.CO.ID, Rabu 29 April 2026.

Ia mengungkapkan, Kabupaten Kupang memiliki potensi sumber daya manusia yang besar. Jumlah peserta didik pada jenjang SMP mencapai lebih dari 20 ribu siswa, sementara pada jenjang SD sekitar 40 ribu siswa.

Jika potensi ini dikelola dan dibina secara optimal, maka generasi muda Kabupaten Kupang diyakini mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan global. Menurutnya, kegiatan perlombaan ini bukan sekadar ajang mencari pemenang, melainkan bagian dari proses pendidikan untuk membangun karakter dan kompetensi siswa.

Melalui lomba cerdas cermat, siswa dilatih berpikir cepat, tepat, dan sistematis. Sementara melalui pidato Bahasa Inggris, siswa didorong untuk berani menyampaikan gagasan secara percaya diri.

Adapun melalui storytelling, siswa dapat mengembangkan imajinasi, kreativitas, serta kemampuan komunikasi yang efektif. Keterampilan ini dinilai sangat penting dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompetitif.

Marthen juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan orang tua yang terus memberikan dukungan kepada peserta didik. Ia menilai, peran guru dan orang tua sangat strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

“Kami berharap para guru dan orang tua terus mendampingi anak-anak dalam mengembangkan potensi mereka. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa para juara dalam perlombaan ini akan mendapatkan pembinaan lanjutan. Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Pendidikan akan memberikan dukungan agar para siswa berprestasi dapat mengikuti kompetisi di tingkat provinsi hingga nasional.

Selain fokus pada pengembangan prestasi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Kampanye pencegahan kekerasan dan perundungan menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian kegiatan Hardiknas tahun ini.

Marthen mengingatkan bahwa kekerasan di lingkungan pendidikan, baik terhadap siswa maupun guru, tidak boleh lagi terjadi. Ia menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter di sekolah dan keluarga sebagai langkah preventif.

“Mari kita berkomitmen menghilangkan kekerasan dan perundungan di sekolah. Tangan ini untuk menolong, bukan untuk memukul. Kita hadir untuk saling mengasihi dan melindungi anak-anak kita,” katanya.

Ia juga meminta seluruh kepala sekolah, guru, serta komunitas pendidikan untuk mengoptimalkan peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di masing-masing satuan pendidikan. Hal ini penting untuk memastikan sekolah menjadi ruang yang aman, ramah anak, dan mendukung proses belajar mengajar secara maksimal.

Dalam kesempatan yang sama, Marthen turut mengajak seluruh satuan pendidikan untuk mewujudkan lingkungan sekolah sehat. Upaya ini dapat dilakukan melalui berbagai program, seperti penanaman pohon, pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pembiasaan hidup bersih dan sehat, serta pemeriksaan kesehatan rutin bekerja sama dengan puskesmas.

Menurutnya, lingkungan sekolah yang bersih, asri, dan sehat akan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan kualitas belajar siswa. Ia optimistis, jika seluruh program tersebut dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan, maka mutu pendidikan di Kabupaten Kupang akan semakin meningkat, sejalan dengan upaya mencetak generasi unggul yang siap menghadapi masa depan.

Melalui peringatan Hardiknas Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kupang berharap seluruh elemen pendidikan dapat terus berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus menciptakan sekolah yang aman, sehat, dan berprestasi. (AI)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....