Gubernur Melki: NTT Adalah Laboratorium Terbaik Pengembangan Koperasi

  • 27 Apr 2026 10:11 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Lakalena mengatakan, Provinsi NTT adalah Laboratorium terbaik pengembangan Koperasi. Di banyak wilayah, koperasi hadir lebih dulu daripada layanan perbankan.

“Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah laboratorium terbaik bagi pengembangan ekonomi koperasi di Indonesia. Di NTT, koperasi bukan pilihan alternatif, melainkan kebutuhan dasar dan menjadi instrumen paling relevan untuk menggerakkan ekonomi rakyat, “ kata Gubernur Melki Lakalena, saat menghadiri Penutupan Rapat Anggota Tahunan (RAT) XV KSP TLM Indonesia Tahun Buku 2025 di kawasan Jalan Palapa, Kota Kupang, Sabtu 25 April 2026.

Menurut Gubernur Melki Laka Lena, RAT bukan sekadar kewajiban organisasi, melainkan jantung kehidupan koperasi. Forum ini menjadi ruang untuk menegakkan akuntabilitas, memperkuat kepercayaan, serta menentukan arah dan masa depan koperasi secara bersama-sama.

Ia menilai KSP TLM Indonesia telah menunjukkan bahwa koperasi dapat tumbuh besar tanpa kehilangan jati dirinya.

“Hal ini nyata melalui berbagai program CSR yang hari ini disalurkan dengan nilai signifikan dan menjangkau berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kerohanian, pertanian, hingga pembangunan sarana prasarana dan kegiatan sosial di berbagai wilayah kerja KSP TLM Indonesia,” ujarnya.

Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono yang dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguatan koperasi merupakan bagian dari agenda besar nasional.

“Malam ini, Bung Hatta tersenyum melihat kita semua. Ini membuktikan bahwa cita-cita para pendiri republik masih terus hidup dan dilanjutkan,” ujarnya.

Menteri Ferry mengapresiasi capaian KSP TLM Indonesia yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Dengan aset mencapai Rp1,2 triliun, menurutnya, koperasi ini dapat menjadi inspirasi bagi koperasi lain di NTT maupun Indonesia.

Menteri Koperasi menegaskan bahwa koperasi harus kembali ditempatkan sebagai sokoguru perekonomian nasional, sebagaimana amanat konstitusi. Pemerintah saat ini juga tengah menjalankan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan target 83 ribu unit di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Manajer Utama KSP TLM Indonesia, Zesly N.W. Pah, melaporkan bahwa kinerja koperasi sepanjang Tahun Buku 2025 menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan penyaluran kredit mencapai Rp1,9 triliun kepada sekitar 293 ribu anggota.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....