Ekonomi dan SDM Merupakan Sorotan Utama Pembangunan Tahun 2027 Pemkab Sumba Barat

  • 23 Apr 2026 12:56 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba : Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, SH., secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Kabupaten Sumba Barat di Waikabubak, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum penting dalam penyusunan arah pembangunan daerah tahun 2027.

Musrenbang mengusung tema “Peningkatan Ekonomi Melalui Optimalisasi Sektor Unggulan Daerah dan Penguatan Kualitas SDM”. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati, Forkopimda, tokoh masyarakat dan agama, TP PKK, Forum Anak, NGO, serta berbagai unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sumba Barat menyoroti keterbatasan anggaran daerah yang berdampak pada belum terealisasinya sejumlah program pembangunan. Ia menegaskan agar setiap usulan pembangunan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah serta memprioritaskan kebutuhan mendesak masyarakat, termasuk perbaikan infrastruktur jalan yang telah dikoordinasikan ke pemerintah pusat.

Bupati juga menyinggung beban anggaran akibat pegawai P3K yang mencapai 47 persen, melebihi batas ideal. Selain itu, ia menyoroti persoalan kedisiplinan tenaga pendidik serta masih adanya temuan anak yang lulus SD namun belum mampu membaca, sehingga peningkatan kualitas pendidikan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Perwakilan Bappeda Provinsi NTT menegaskan bahwa Musrenbang menjadi dasar penting dalam sinkronisasi perencanaan pembangunan, evaluasi kinerja pemerintah daerah, serta acuan penyusunan RAPBD. Fokus utama diarahkan pada penurunan angka kemiskinan melalui pendekatan partisipatif dari bawah yang selaras dengan kebijakan nasional.

Sementara itu, Bapperida Sumba Barat memaparkan sejumlah data pembangunan, termasuk angka kemiskinan 26,47 persen, peningkatan stunting menjadi 22,91 persen, serta ribuan warga yang belum memiliki akses air bersih dan sanitasi layak.

Program “Sumba Barat BERSERI” juga dipaparkan sebagai strategi utama pembangunan, disertai usulan Musrenbang dari desa, kecamatan, DPRD, serta aspirasi Forum Anak. Musrenbang ini diharapkan menjadi momentum penyusunan RKPD 2027 yang lebih realistis dan berdampak bagi masyarakat. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....